Upaya Jaga Eksistensi Pariwisata Indonesia di Pasar Asia Timur.jpg

Upaya Kemenparekraf Jaga Eksistensi Pariwisata Indonesia

oleh: rachli Travel Tuesday, 26 May 2020 8:00 a.m.


Mancode - Sebagai upaya menjaga pariwisata Indonesia di tiga negara pasar kawasan Asia Timur yakni Jepang, Korea Selatan, dan Chinese Taipe, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan webinar series bersama lebih dari 100 pelaku industri pariwisata di masing-masing organisasi.

Diterangkan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya, upaya ini penting dilakukan untuk menjaga kepercayaan terhadap citra pariwisata Indonesia dengan menyampaikan kebijakan terkini dan product update pariwisata Indonesia.

Dalam keterangan resmi yang diterima Mancode (22/5/2020), rangkaian webinar series yang dilakukan sebanyak tiga kali ini mengusung tema berbeda. Pada 20 Mei 2020, webinar untuk pasar Korea mengusung tema Ultimate Experience Beyond Bali: Sumba Island.

Lalu, pada 21 Mei 2020 untuk pasar Jepang mengusung tema Indonesia Tourism’s Approach to the New Normal. Sedangkan, untuk pasar Chinese Taipe yang dilakukan pada 15 Juni 2020 mendatang mengusung tema Indonesia Tourism’s Approach to the New Normal for Taiwan Market.

“Tema tersebut dipilih sebagai langkah awal untuk tetap dapat memberikan inspirasi kepada calon wisatawan. Sehingga, ketika destinasi siap dan pasar sudah memperbolehkan warganya melakukan perjalanan ke luar negeri, destinasi Indonesia sudah ada di benak calon wisatawan,” kata Nia.

Sementara itu, soal kebijakan yang disampaikan dalam rangkaian webinar tersebut di antaranya mengenai gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (Cleanliness, Health, dan Safety), yang menjadi program Kemenparekraf dalam upaya mempercepat recovery pariwisata Indonesia.

Lebih lanjut, Nia menjelaskan, market dari pasar short haul, termasuk ketiga negara tersebut, diproyeksi mengalami recovery paska pandemi Covid-19 yang lebih cepat dibandingkan fokus pasar (negara) lainnya.

Catatan yang dihimpun dari berbagai sumber, hasil statistik yang didapatkan di masing-masing pasar (update per 18 Mei 2020), Chinese Taipe melalu situs resminya di http://www.cdc.gov.tw menyebutkan perkembangan penyebaran pandemi Covid-19 sudah mencapai 0 kasus.

Korea Selatan melalui situs resminya: http://www.ncov.mohw.go.kr, menyebutkan kasus positif Covid-19 sejumlah 15 orang dengan penambahan jumlah kematian satu orang. Untuk pasar Jepang melalui situs resminya http://www.covid19japan.com, menyebutkan kasus positif sebanyak 23 orang.

"Dengan penyampaian kebijakan terkini dan product update produk pariwisata Indonesia ke ketiga negara pasar tersebut diharapkan brand awareness pariwisata Indonesia tetap terjaga," kata Nia.

Baca Juga: Produk Ekowisata Bakal Tinggi Peminat Paska Pandemi Covid-19

Baca Juga: Kemenparekraf Ajak Kenali 5 Situs Warisan Dunia di Indonesia

Baca Juga: Indonesia Dukung Terbentuknya New Normal Sektor Pariwisata


Share To


rachli

rachli

May 26, 2020, 8 a.m.


tags : industri pariwisata pandemi Covid-19 Kemenparekraf Pandemi Pariwisata Indonesia Pasar Asia Timur


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like