Samsung Galaxy Creator.jpg

Tips Jadi Content Creator ala YouTuber Edho Zell

oleh: galih Technology Monday, 19 April 2021 11:00 a.m.


Mancode - Content creator dan tech reviewer sekarang jadi profesi yang kian diminati oleh generasi muda. Di Indonesia sendiri saat ini sudah bermunculan content creator andal yang memproduksi konten video, tulisan, maupun gambar.

Modal untuk jadi seorang content creator bukan hanya perangkat yang mendukung dan teknik editing yang keren, tapi juga membutuhkan ide yang kreatif agar konten yang dibuat bisa menginspirasi.

Samsung Electronics Indonesia (SEIN), melalui kampanye Tetap Semangat Indonesia, mewadahi generasi muda yang memiliki passion di bidang content creator teknologi, untuk semangat mengasah keterampilan menjadi seorang tech reviewer dengan dukungan smartphone Samsung Galaxy A12 l A02s.


“Melalui kampanye Tetap Semangat Indonesia, Samsung mengasah keterampilan anak muda yg terpilih untuk menjadi Galaxy Creator. Kami harap dapat menginspirasi generasi muda untuk tetap semangat mengejar mimpinya,” ungkap Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Edho Zell, salah satu mentor dari program Be A Galaxy Creator yang merupakan seorang content creator dengan subscribers channel YouTube hampir 4 juta ini memberikan sejumlah tips untuk para anak muda khususnya Gen-Z yang berminat di bidang content creation. Apa saja tipsnya?

Kuatkan Personal Branding

Menurut Edho, menjadi seorang content creator ataupun tech reviewer tentunya harus memiliki keunikan yang menonjol. Untuk mencapai personal branding yang diinginkan, kamu dapat memetakan minat dan keahlianmu.

Misalnya kamu merupakan orang yang mahir dalam dunia kecantikan, atau teknologi, ataupun jago memasak sehingga ahli di bidang kuliner. Kalau bingung menentukan personal branding-mu, keluarga atau teman terdekat juga bisa menjadi tempat bertukar pikiran untuk memahami karakter khas apa yang orang lihat dari kamu, yang bisa diolah sebagai content creator.

Set Target Audience

Setelah menemukan personal branding yang kuat, kata Edho, kamu harus menentukan target audience. Mulai dari rentang usia, status ekonomi, dan jenis kelamin. Hal ini dilakukan agar konten yang dibuat sesuai dengan target audience yang telah ditentukan. Kalian juga perlu riset tentang minat dari target audience yang mau dituju terhadap jenis konten yang mau kamu buat.

Contohnya, jika kamu mau bikin konten tentang gaming, target audience yang bisa disasar adalah rentang usia 17-25 tahun, dengan status ekonomi kelas menengah ke bawah, baik laki-laki maupun perempuan.

Hero, Hub, Help

Jika kalian sudah menentukan personal branding dan target audience yang diinginkan, menurut Edho, saatnya membuat konten dengan model 3H, yaitu Hero, Hub, dan Help. 3H ini juga diterapkan Edho Zell untuk menjaga konsistensi dalam berkarya.

Konten Hero adalah konten yang dibuat dengan tujuan untuk menarik penonton atau subscriber yang baru. Konten Hero biasanya sifatnya viral, sehingga menarik jumlah audience lebih besar.

Kemudian, yang kedua adalah konten Hub, yang ditujukan untuk penonton yang sudah duluan men-subscribe. Ini seperti daily content yang umumnya disajikan para content creator supaya penontonnya tetap setia dengan channel-nya.

Terakhir adalah konten Help, konten ini bertujuan untuk membangun kedekatan dengan para audience agar menjadi inner circle. Hal ini bisa dilakukan dengan berinteraksi dengan audience mengenai konten apa yang akan dibuat selanjutnya, seperti mengadakan sesi Q&A.

Baca Juga: Inspirasi Prakarya Kreatif TikTok untuk Rayakan Ramadan

Baca Juga: Tips Bikin Konten Awesome dengan Samsung Galaxy A Series

Baca Juga: Realme 8 dan Realme 8 Pro Mendarat di Indonesia, Berapa Harganya?




Share To


galih

galih

April 19, 2021, 11 a.m.


tags : Technology Samsung Edho Zell Tips Content Creator Content Creator


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE