TikTok.jpg

TikTok Jadi Sarana Efektif Musisi Populerkan Lagu

oleh: galih Technology Thursday, 5 November 2020 9:00 a.m.


Mancode – Pelaku industri musik Tanah Air dituntut lebih kreatif dan inovatif agar tetap eksis di masa pandemi seperti sekarang. Mereka harus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana baru memperkenalkan karya mereka ke khalayak luas.

Seperti diungkapkan Erik Purwanto, Digital Marketing Domestic Manager, Sony Music Entertainment Indonesia, masa pandemi memang jadi tantangan tersendiri bagi para pelaku industri musik. Mereka harus cepat beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Kita kayak dipaksa ke arah digital di masa pandemi. Biasanya kan promosi di media lain.Tapi, kalau sekarang sepertinya sulit. Semua kegiatan musik hampir 80 persen sekarang memanfaatkan teknologi digital, nggak lagi tatap muka seperti dulu,” ungkap Erik dalam diskusi virtual Berinovasi di Industri Musik Bersama TikTok, kemarin.


Lanjut Erik, pihak Sony Music Entertainment sendiri sudah memanfaatkan teknologi digital, salah satunya adalah dengan TikTok, platform distribusi video singkat. Platform ini dinilai mampu memberikan sarana promosi yang memiliki jangkaun luas.

“Teknologi yang dimiliki TikTok bisa memberikan audiens kepada semua pengguna, tidak terkecuali para musisi baik yang baru muncul ataupun yang sudah lama berkarier,” tambah Erik

Dia mencontohkan, seperti yang dialami oleh penyanyi di bawah label Sony Music Entertainment, Terry Shahab, saat lagunya yang diluncurkan beberapa tahun lalu menjadi terkenal kembali setelah digunakan menjadi latar belakang berbagai video viral di TikTok.

“Ini tentunya menjadi suatu kesempatan baru bagi para musisi dan label untuk memperkenalkan kembali lagu-lagu yang sebelumnya tidak dikenal oleh Gen Z yang mendominasi di TikTok,” jelasnya.

Peluncuran Lagu Baru

Sementara bagi Dipha Barus, DJ dan Produser Musik, melihat dari sisi lain bagaimana TikTok bisa menjadi sarana peluncuran lagu baru ataupun untuk menemukan bakat baru secara global.

“TikTok menjadi jembatan bagi kami, para musisi, untuk terhubung dengan penggemar dari semua negara dan juga audiens baru. Tidak jarang, audiens baru ini juga berpotensi menjadi bakat baru di bidang musik yang bisa diajak berkolaborasi langsung di aplikasi TikTok,” ungkapnya.

Seperti diketahui, gabungan antara algoritma, komunitas kreatif dan fitur di TikTok menawarkan berbagai kesempatan yang dapat mendorong inovasi di dunia musik. Mulai dari mengadakan tantangan dengan menggunakan lagu baru, memanfaatkan fitur duet untuk berkolaborasi, atau memanfaatkan fitur live streaming untuk mendapatkan dan terhubung dengan pengguna lainnya.

“Di TikTok, kami senang berkolaborasi dengan para kreator dan menginspirasi kreativitas baru di komunitas kami. Makanya, TikTok kerap menjadi rumah bagi para musisi dan kreator musik untuk menampilkan bakatnya, mengembangkan basis penggemarnya, dan juga menghasilkan lagu yang hits,” kata Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia.

Hal ini secara tidak langsung bisa membantu musisi baru untuk ditemukan oleh para label atau produser, hingga meluncurkan lagu baru secara eksklusif.

Baca Juga: Statistik Pendapatan TikTok 2020

Baca Juga: Tetap Digelar, Synchronize Festival 2020 Tayang di SCTV

Baca Juga: Ekosistem Industri Musik Indonesia Masih Terpusat di Jakarta




Share To


galih

galih

Nov. 5, 2020, 9 a.m.


tags : Industri Musik Indonesia Teknologi Dipha Barus Sony Music Entertainment TikTok Teknologi Digital


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA