Lampu-Merah.jpg

Teruntuk Kalian yang Membunyikan Klakson di Lampu Merah

oleh: inggil Life Style Monday, 16 December 2019 14:00 p.m.


Mancode - Jalanan ibu kota memang jauh dari makna sepi. Tiap harinya pasti selalu saja ramai akan beragam kendaraan melintas. Tak heran, jika Tom Tom Traffic Index memberi Jakarta peringkat ketujuh sebagai kota termacet di dunia.

Berbicara soal kemacetan sudah pasti banyak rasa emosi yang muncul. Apalagi, di era yang menuntut serba cepat ini, semua orang cenderung ingin saling mendahului yang justru membuatnya serba kemrungsung. Termasuk ketika berkendara di jalan raya, tidak ada rasa ingin mengalah.

Tentu sesuatu yang kemrungsung saat berkendara sangatlah berbahaya. Tidak hanya untuk orang lain, tapi juga untuk dirinya sendiri dan saat terjadi hal yang tidak diinginkan, ujung-ujungnya hanya saling menyalahkan.

Kemacetan-Jalanan.jpg

Satu hal yang saya benci ketika kemacetan sudah terjadi, yakni suara klakson yang sangat mengganggu. Misalnya saja saat berhenti di lampu lalu lintas, ketika lampu belum berubah menjadi hijau, sudah terdengar suara klakson dari pengendara lain yang di belakang kita.

Sungguh sangat menyebalkan, itu lampunya belum hijau Bambang! Ingin rasanya untuk keluar dan teriak di mukanya secara langsung sambil berkata “Sabar Jancuk!”

Apalagi, saat udara sedang panas-panasnya ditambah ada suara klakson membuat hati jauh lebih panas lagi. Bagaimana mungkin, lampu belum hijau tapi pengendara di belakang sudah membunyikan klakson. Kasus ini sudah banyak ditemui bukan? Dan saya yakin kalian semua yang sedang membaca ini pernah menjadi korban ataupun pelakunya.

Membunyikan-Klakson.jpg

Ayolah! Saya tau kok kalian semua yang terkena lampu merah pasti sudah tidak sabar untuk segera sampai tujuan, tapi ya mau bagaimana lagi namanya juga disuruh berhenti bukan maju. Saya pun juga tahu jika kalian semua yang membawa kendaraan adalah orang waras yang makan bangku sekolahan.

Sebagai keresahan penulis, ada baiknya bagi kalian semua membaca ini: Etika Membunyikan Klakson.

Saya pun juga paham kita semua tidak menyukai kemacetan yang berlama-lamaan di jalan raya. Tapi, ada baiknya pula untuk meningkatkan rasa sabar dalam diri sebelum memutuskan untuk pergi keluar.

Di Jombang, Jawa Timur pernah ada kasus ibu-ibu yang tertabrak kendaraan lain saat di persimpangan lampu merah. Kala itu, pengendara di belakangnya membunyikan sebuah klakson sebelum lampu menyala hijau dan secara refleks ibu pengendara motor pun melaju hingga tertabrak pengendara dari persimpangan lain.

Oleh karena itu, berhentilah membunyikan klakson karena suara itu menjadi bahaya bagi orang lain. Pemerintah kota juga sudah mempunyai banyak cara untuk mengatasi kemacetan, salah satunya adalah memperbanyak transportasi umum yang bisa digunakan. Ya, sekalian mengurangi polusi udara juga kan?


Share To


inggil

inggil

Dec. 16, 2019, 2 p.m.


tags : Etika Membunyikan Klakson Bahaya bermain klakson Macet Klakson


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 27 February 2020 15:00 p.m.

SIC MYNDED Rilis Single ‘Peace Within’

Technology 27 February 2020 12:00 p.m.

Streaming Musik Sambil Baper dengan Resso

Fashion Style 27 February 2020 9:00 a.m.

Adidas X James Bond Hadirkan Ultra Boost 20

Entertainment 26 February 2020 15:00 p.m.

Kreasi Album Baru Stars and Rabbit 'Rainbow Aisle'