Didi-Kempot-di-Synchronize-Festival-2019.jpg

Synchronize Festival 2019 Bangkitkan Tren Emo

oleh: rachli Entertainment Thursday, 26 September 2019 13:00 p.m.


Synchronize Festival 2019 siap kembali meramaikan kancah musik Tanah Air. Festival musik multi genre lintas generasi ini akan berlangsung selama tiga hari, tepatnya pada 4, 5, 6 Oktober 2019 di Gambir Expo Kamyoran, Jakarta.

Memasuki edisi keempat, dengan mengusung tema Memanusiakan Alam Mengalamikan Manusia, Synchronize Festival 2019 akan menghadirkan 131 musisi Indonesia. Di antara para musisi tersebut, Synchronize Festival 2019 akan diramaikan oleh band emo.

Band-band yang sempat Berjaya di era 2000-an akan kembali dihidupkan dari alamnya, mulai dari Jakarta Flames, Too Late Notice, The Side Project, Speak Up, Seems Like Yesterday, Killed By Butterfly, Killing Me Inside Reunion, Alone At Last, hingga Dieunderdogg-Emo Revival.

Baca Juga: Sobat Ambyar! Ada Didi Kempot di Synchronize Festival 2019

Baca Juga: Green Day Jual Peralatan Musik Legendarisnya

Baca Juga: BCMA, Komunitas Pecinta Musik Country

Kiki Ucup selaku Program Director Synchronize Festival mengatakan, Synchronize Festival dihadirkan bertujuan untuk menangkap realita yang ada dan pernah terjadi dalam industri musik Tanah Air. Sebab, keberadaan grup musik emo hingga kini mulai menurun.

“Musik emo sudah tertidur pulas. Di festival ini kita membangkitkan kembali genre emo, karena emo juga dulu sempat populer,” tuturnya di kawasan Sudirman, Jakarta (25/9/2019).

Dengan kembali dihadirkannya musik genre emo, Kiki Ucup berusaha untuk memberikan wadah sekaligus memfasilitasi grup band emo untuk kembali berekspresi. Vokalis Pee Wee Gaskins, Dochi PWG turut membantunya dalam pemilihan grup band emo.

“Populer ada di sisi side stream dan belum pernah difasilitasi. Beberapa nama coba dikurasi dan dibantu Dochi PWG apa dan siapa saja,” sambungnya.

Selain emo, penonton Synchronize Festival 2019 yang menganut aliran folk kopi senja akan menampilkan Syarikat Idola Remaja. Bukan tanpa alasan, pasukan folk asal Bandung ini terbentuk dari gabungan band-band folk lain seperti Teman Sebangku, Mr. Sonjaya, Baruna, Tetangga Pak Gesang, Parahyena, hingga Orkes Midaleudami.

Dari sisi musik dangdut, koplo, hingga fangkot di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir ini meroket, Club Dangdut Racun, Feel Koplo, sampai Prontaxan akan turut meramaikan panggung Synchronize Festival 2019.

Deretan penampilan spesial tidak berhenti begitu saja. Salah satu yang menjadi pamungkasnya adalah kehadiran para Jenderal Musik Melayu yakni Radja, Setia Band, Wali, hingga Babang Andika eks-Kangen Band. Mereka akan meramaikan pesta karaoke yang dipandu oleh sang pioneer yakni Oom Leo Berkaraoke.


Share To


rachli

rachli

Sept. 26, 2019, 1 p.m.


tags : Synchronize Festival 2019 Killing Me Inside Band Beraliran Emo


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.


ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Technology 11 December 2019 17:00 p.m.

Blibli.com Siapkan Ragam Penawaran Akhir Tahun

Travel 10 December 2019 15:00 p.m.

5 Lokasi Wisata Berkonsep Glamping

Life Style 10 December 2019 15:00 p.m.

Apa Benar Orang Malas adalah Orang yang Kreatif?