Startup Superkul Hadir Tawarkan Solusi Teknologi Operasi Logistik.jpg

Startup Superkul Hadir Tawarkan Solusi Teknologi Logistik

oleh: rachli Technology Monday, 29 August 2022 20:00 p.m.


Mancode - Berbekal pengalaman mendalam dengan bekerja di bisnis keluarga di bidang logistik sejak 2005, membuat Co-Founder & Chief Executive Officer Superkul, Cathrine Susilowati Prajitno, menyadari bahwa terdapat masalah pada pengiriman rantai dingin mil terakhir di Indonesia.

Utamanya, bagaimana bisnis makanan segar dan beku dapat menghadapi berbagai tantangan serta keluhan soal kurangnya layanan pengiriman rantai dingin mil terakhir yang terpercaya. Masalah itu menghambat para pemilik usaha baik UMKM hingga perusahaan multinasional.

“Mereka kehilangan banyak pelanggan potensial, dikarenakan Sebagian besar pelanggan ragu untuk membayar biaya pengiriman yang lebih tinggi dan memilih solusi kurir mil terakhir yang berbiaya rendah sehingga produk yang diterima tidak segar, busuk, atau rusak,” katanya beberapa waktu lalu.


Melihat kondisi tersebut, bersama Felix Susanto selaku Chief Financial Officer, Chris Wiranata selaku Chief Technology Officer, dan Eunike Yvonne Hanata selaku Marketing Manager, Cathrine membangun Superkul pada 2020 untuk mengintegrasikan solusi teknologi ke dalam operasi logistik.

Superkul menawarkan armada sepeda motor yang dilengkapi dengan kotak pendingin untuk dapat membawa -22॰C hingga 10॰C. Kotak pendingin ini, Superkul box, memastikan suhu pengiriman yang konstan dengan metode pengiriman pada hari yang sama dan perencanaan rute terdekat.

Solusi yang ditawarkan oleh Superkul mencegah suhu yang tidak stabil selama pengiriman. Teknologi ini memastikan para pelanggan menerima kualitas barang terbaik dan sekaligus meningkatkan keamanan dan kebersihan makanan.

Superkul turut menghilangkan kebutuhan akan kemasan tambahan dan thermo-freeze sekali pakai untuk pengiriman, sehingga membantu para pemilik bisnis dan pelanggan untuk menghemat uang dan menghindari biaya pengiriman yang lebih mahal.

Solusi Superkul tidak hanya terbatas di industri makanan dan minuman, tapi juga dapat diaplikasikan untuk industri kesehatan dan farmasi dalam menjawab kebutuhan logistik mereka. Superkul saat ini beroperasi di sebagian besar kota metropolitan, terutama di Jakarta dan Bandung.

Pada 20 Agustus 2022, Superkul menandai hari jadinya yang ke-2. Hingga saat ini, Superkul telah melayani lebih dari 231 klien. Superkul juga menjalin kerja sama dengan PT. Sekar Bumi Tbk, di mana Superkul menjadi mitra dalam menyediakan armada Superkul sebagai mobile store PT. Sekar Bumi Tbk.

Superkul raih pendanaan awal pimpinan East Ventures

Bersamaan dengan hal tersebut, Superkul yang merupakan startup jasa pengiriman logistik berbasis rantai dingin (cold chain) dan pendingin (chiller) mil terakhir (last-mile) ini turut mengumumkan penyelesaian putaran pendanaan awal yang dipimpin oleh East Ventures.

Superkul akan mengalokasikan dana ini untuk fokus pada peningkatan operasi dengan menambah armada operasional, memperluas tim, dan meningkatkan platform digitalnya, dengan membangun platform untuk mid-mile guna melengkapi jasa dan pelayanan yang ditawarkan.

“Kami senang menjadi bagian dari ekosistem East Ventures, dan kami yakin pendanaan dan dukungan ini akan membantu dalam menyediakan solusi logistik rantai dingin dan pendingin terbaik untuk para pelaku bisnis di Indonesia,” ucapnya.

Dengan besarnya potensi industri logistik rantai dingin di Indonesia yang turut dipercepat oleh perubahan perilaku pasar akibat pandemi, sambung Cathrine, pihaknya yakin dapat memanfaatkan kebutuhan serta momentum untuk terus memberdayakan masyarakat dalam bertumbuh secara keseluruhan.

Sementara itu, Devina Halim selaku Principal East Ventures mengatakan, logistik rantai dingin telah menjadi industri besar di Indonesia. Pihaknya percaya integrasi yang tepat dari operasi dan solusi digital yang disediakan oleh Superkul akan membantu jutaan orang Indonesia meningkatkan skala bisnis mereka.

“Kami senang menyambut Superkul ke dalam keluarga East Ventures, dan kami bersemangat untuk melihat semakin banyak pertumbuhan dan dampak yang dibawa oleh Superkul ke industri logistik di Indonesia,” katanya.

Nilai pasar Industri rantai dingin di Indonesia mencapai US$ 4.97 miliar pada 2021, dan dengan tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun mencapai 10,2 persen, serta diperkirakan akan mencapai nilai US$ 12.59 miliar dalam 10 tahun mendatang.

Superkul menargetkan pengoperasian 100 armada pada paruh pertama pada 2023. Superkul akan membuka operasinya di kota-kota besar di Indonesia, menyediakan layanan pengiriman mil terakhir, aggregator middle-mile, dan cross docks.

Baca Juga: East Ventures Dukung Founder Startup Pimpinan Wanita

Baca Juga: Startup Insurtech Qoala Beri Donasi Operasi Sumbing Bibir

Baca Juga: Menilik Mitos Founder Startup Teknologi Tak Laku di Bursa Kerja




Share To


rachli

rachli

Aug. 29, 2022, 8 p.m.


tags : Superkul Logistik Startup Teknologi


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA