Starbucks Rasis.jpg

Starbucks Diduga Rasis, Minuman Pesanan Muslimah Ditulis ISIS

oleh: galih Life Style Tuesday, 7 July 2020 8:00 a.m.


Mancode – Di Indonesia, baru-baru ini salah satu gerai Starbucks tengah menjadi sorotan publik. Ini lantaran oknum pegawainya yang tertangkap tengah mengamati bagian payudara pelanggan dari ruang kontrol CCTV. Tak hanya di Tanah Air, perbuatan tidak terpuji juga dilakukan pelayanan Starbucks di Amerika Serikat (AS).

Pelayanan Starbucks di Minnesota terlibat dalam skandal rasisme. Mereka menuduh seorang Muslimah yang memesan minuman di sana sebagai anggota negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Muslimah yang identitasnya dirahasiakan menceritakan pengalamannya memesan minum di Starbucks pada 1 Juli 2020. Biasanya, pelayan Starbucks akan menuliskan nama pelanggannya di gelas plastik. Muslimah tersebut pun mengaku sudah menyebutkan namanya. Tapi, siapa sangka pelayan Starbucks justru menuliskan ISIS pada gelas pesanannnya.

Aksi pegawai Starbucks tersebut langsung mendapatkan kecaman keras dari Minnesota Council of American-Islamic Relations (CAIR). Mereka mendapat informasi bahwa si pelayan Starbucks tak mendengar secara jelas ketika sang Muslimah mengucapkan nama.

"Karyawan itu mengklaim bahwa dia belum mendengar namanya (Muslimah itu) dengan benar," tulis keterangan resmi CAIR seperti dilansir dari Sahanjournal pada Selasa (7/7).

"Kemudian, seorang pelayan mengatakan kepada pelanggan Muslim bahwa 'kesalahan' kadang-kadang terjadi dengan nama pelanggan, menunjukkan bahwa ini bukan insiden pertama di mana pelanggan merasa dilecehkan oleh perilaku karyawan ketika menerima pesanan kopi mereka," tulis lagi peryataan mereka.

Meski demikian, menurut CAIR, kejadian tersebut seharusnya tak membuat si pelayan Starbucks menuduh pelanggannya seorang Muslimah sebagai ISIS. Untuk itu, CAIR menyerukan agar pelayanan Starbucks yang melakukan aksi tidak terpuji tersebut segera dipecat. Namun, pihak Starbucks belum merespons permintaan tersebut.

Sebelumnya, aksi yang menjurus rasis juga pernah dilakukan pegawai Starbucks di AS. Tepatnya, pada pertengahan tahun lalu, tiga warga Muslim AS keturunan Timur Tengah yang memesan minuman mendapatkan tulisan ISIS pada gelas mereka.

Ketika mereka beranjak keluar gerai, satu di antara mereka mendapati bahwa nama pemesan yang ditulis pada gelas bukanlah nama mereka namun ISIS.

Baca Juga: Starbucks Gelar Kampanye Lawan Rasisme

Baca Juga: Black Lives Matters Bentuk Perlawanan Rasisme

Baca Juga: Menguak Sentimen Komunitas Asia-Amerika Terhadap Etnis Kulit Hitam


Share To


galih

galih

July 7, 2020, 8 a.m.


tags : Rasis ISIS Teroris Starbucks Rasis ISIS Starbucks Life Style


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 25 September 2020 12:00 p.m.

Davina Raja Rilis “Berharap Tak Berpisah” Versi Galau

Entertainment 25 September 2020 9:00 a.m.

Mahen Luncurkan Single Terbaru “Datang Untuk Pergi”

Shopping 24 September 2020 15:00 p.m.

Bantu Brand Lokal, Folkaland Gelar Virtual Live Shopping

History 24 September 2020 10:00 a.m.

Sejarah di Balik Peringatan Hari Tani Nasional