From-The-Sounds-Corner.jpg

Sounds From The Corner Bantu Pegiat Industri Musik Inodnesia

oleh: inggil Mancave Thursday, 26 August 2021 13:00 p.m.


Mancode - Kolektif musik Sounds From the Corner merilis program 100 Untuk 100 yang ditujukan untuk membantu pekerja industri musik di Indonesia yang terdampak pandemi Covid 19. Bekerja sama dengan inisiatif pendistribusian Bagirata, Sounds From The Corner akan mendonasikan Rp 100,000,000 untuk 100 orang pekerja musik di Indonesia.

“Sejak awal pandemi, Industri pertunjukkan musik jadi pertama yang ‘terpaksa tutup’ dan kemungkinan besar jadi yang terakhir dibuka, ketika mimpi buruk ini berakhir. Melalui 100 Untuk 100, kami ingin sedikit bantu meringankan beban kawan-kawan pekerja musik se-Indonesia,” jelas Teguh Wicaksono, co-founder Sounds From The Corner dari press rilis yang diterima Mancode.

“Eksistensi Sounds From The Corner sangat amat bergantung kepada scene lokal, kami harap ini bisa jadi simbol rasa terima kasih kami 9 tahun terakhir,” sambungnya.


Program 100 Untuk 100 berlangsung selama bulan Agustus dan September 2021. Inisiatif ini dibagi menjadi dua periode: Periode pertama berlangsung di akhir Agustus untuk 50 orang penerima dana. Periode kedua akan berlangsung di akhir September untuk 50 orang sisanya.

Sounds From The Corner bermitra dengan Bagirata untuk melakukan proses aplikasi, verifikasi dan distribusi dana. Pekerja musik yang ingin mendaftarkan diri bisa melalui website Bagirata di www.bagirata.id.

From-The-Sounds-Corner-2.jpg

Untuk pihak lain yang ingin berpartisipasi sebagai pengirim, SFTC menyediakan nomor rekening yang akan menghimpun dana, nantinya akan disalurkan secara merata kepada pekerja musik yang terdata di Bagirata.

“Para pekerja di industri musik dan pertunjukan tergolong rentan secara finansial, tidak hanya musisi selaku pelaku utamanya, tapi juga ke seluruh ekosistemnya,” jelas Lody Andrian, co-founder dari Bagirata.

“Salah satu tantangan utamanya adalah kebanyakan dari mereka tidak terdaftar dalam lembaga formal, sehingga sulit untuk menjangkau stimulus bantuan dari pemerintah. Maka dari itu, 100 Untuk 100 menjadi gerakan yang penting dalam menjaring dan merangkul para pekerja di sektor tersebut agar bisa bertahan hidup melewati krisis ini,” tambah Lody Andrian.

Baca Juga: Melalui Musik, Cara Melanie Subono Berkomunikasi

Baca Juga: Streaming Musik Sambil Baper dengan Resso

Baca Juga: BCMA, Komunitas Pecinta Musik Country




Share To


inggil

inggil

Aug. 26, 2021, 1 p.m.


tags : Bagirata Sounds From The Corner Program 100 Untuk 100 pekerja industri musik di Indonesia Pandemi


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE