LSD.jpg

“Sometimes”, Salam Perkenalan dari Lamia & Her Silly Dreams

oleh: galih Entertainment Wednesday, 4 August 2021 14:00 p.m.


Mancode - Berawal dari gig bareng, empat musisi dari tiga grup musik yang punya warna musik berbeda saling kenal. Mereka adalah Tyo dan Adi Harsono (Lucky Pit), Raden Kamil (Killer Bee), dan Muhammad Reezidane (Deem), yang kemudian sepakat membentuk grup musik baru bernama Lamia & Her Silly Dreams atau LSD sebagai project baru.

Sebagai salam perkenalan, grup band asal Bekasi ini merilis single perdana “Sometimes”. Bagi LSD, “Sometimes” sendiri memiliki aura chill yang mencampurkan musik organic dengan rap. Dalam menggarapnya, LSD terinspirasi dari musisi semacam Gorillaz, Cuco, sampai Thundercat. Mengenai arti di balik "Sometimes", Raden Kamil atau akrab disapa Akil selaku songwriter membagikan inspirasinya.

“Sometimes adalah lagu yang gue buat ketika merasa jenuh dalam hubungan gue. Menurut gue pasangan gue adalah diri gue dengan persona berbeda. Jadi, dengan begitu gue bisa lebih menghargai pasangan gue dan enggak seenaknya,” ujar Akil.


“Meskipun gue kesal atau bahkan benci banget ke pasangan gue, ya enggak bisa gue pungkiri kalo itu perasaan sayang dan cinta gue yang belum tersampaikan,” imbuhnya.

Sedangkan bagi Tyo, single “Sometimes” punya aura yang kuat. Musiknya cukup easy listening dengan lirik yang siapa saja bisa relate. Nuansa rap yang hadir di sini juga jadi hal yang unik. “Kayaknya lagu rap yang chill kayak gini juga bisa diterima dengan mudah. Makanya, untuk perkenalan, menurut gue "Sometimes" adalah pilihan yang tepat,” ungkap Tyo mengenai alasan memilih "Sometimes" sebagai single perdana.

Untuk proses rekamannya sendiri dijalani LSD dengan mengusung semangat DIY (Do It Yourself). Semua proses rekaman dilakukan di kamar Akil atau rumah Adi dan Tyo sembari menyewa studio latihan untuk take vokal. Sedangkan proses mixing dan mastering sendiri dilakukan di kamar Akil yang berperan sebagai produser.

Awal Terbentuk LSD

Pada awal 2021, mereka memutuskan membuat project baru bersama, Lamia & Her Silly Dreams. Awalnya, Tyo dan Adi mengajak Akil sebelum Ezi, sapaan akrab Muhammad Reezidane untuk bergabung. Meski di band sebelumnya genre mereka nampak berbeda, rupanya ada beberapa selera musik yang menyatukan mereka.

“Gue selalu suka membuat sesuatu. Yah begitu kepala gue, enggak jelas. Jadilah LSD, Lamia & Her Silly Dreams, itu nama band-nya. Musik udah jadi tempat pelarian gue sejak lama,” kata Adi soal alasannya membentuk LSD.

“Gue demen banget dengerin musik dan ngerasain liriknya. Skill gue memang enggak seberapa, tetapi musik tahu kok, seberapa berartinya dia di hidup gue,” tambahnya.

Adi dan Akil mengambil posisi sebagai vokalis dan gitaris, Akil juga berperan sebagai rapper. Sementara itu, Tyo mengisi posisi bass. Menariknya, Ezi yang di band sebelumnya adalah vokalis dan gitaris beralih fungsi menjadi drummer.

Setelah menyelesaikan materi untuk dirilis, LSD mendapat bantuan dari Kereta Sirkus Production yang diisi oleh Topaz Aditia dan Adikara Banu. Keduanya, memberikan saran dan serta membantu distribusi Sometimes ke toko-toko musik digital. Single ini juga sudah tersedia di semua platform digital.

Baca Juga: Pengalaman Jatuh Cinta Mutiara Azka Tertuang di “Butterfly”

Baca Juga: Kisah Hidup Sarat Pelajaran Tat Mannerz dalam EP “Fall Risk”

Baca Juga: Mariana Oelong Tuangkan Pahit Manis Kehidupan dalam EP “Bercumbu”




Share To


galih

galih

Aug. 4, 2021, 2 p.m.


tags : Lamia & Her Silly Dreams Single Perdana Single Sometimes Grup Musik LSD LSD Entertainment


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE

Fashion Style 16 September 2021 12:00 p.m.

Kolaborasi BAIT dan Adidas Hadirkan Sneakers Cowboy Bebop

Life Style 15 September 2021 17:00 p.m.

Cara Atasi Maskne, Fenomena Muncul Jerawat Akibat Masker

Travel 9 September 2021 13:00 p.m.

India Berencana Ganti Suara Klakson dengan Suling

Life Style 3 September 2021 10:00 a.m.

Heboh! Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KPI Pusat