Self-Love Rafi Sudirman Lewat Single When I’m All Alone.jpg

Self-Love Rafi Sudirman di Single When I’m All Alone

oleh: rachli Entertainment Friday, 20 March 2020 14:00 p.m.


Mancode - Mengawali karier di dunia tarik suara melalui ajang Di Atas Rata-Rata bentukan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa serta tergabung dalam CHAS (Chaseiro All Stars) bersama Chandra Darusman, membuat Rafi Sudirman semakin memantapkan diri menyelami industri musik Tanah Air.

Tidak berhenti begitu saja, tahun 2020 menjadi tahun serius bagi Rafi Sudirman dengan menunjukkan eksistensinya mewarnai industri musik Tanah Air. Tahun ini, Rafi siap merilis mini album keduanya dengan single pembuka berjudul When I’m All Alone.

Baca Juga: Single Titik Temu Menjadi Ramuan Kerinduan Deabdil

Rafi mengisahkan, single When I’m All Alone ini bercerita tentang betapa bahagianya seseorang ketika dirinya tidak berada di dalam suatu hubungan. Tidak sedikit di antara mereka yang berpikir di dalam hubungan akan selalu merasa senang.

“Padahal apa yang ada dipikiran saya, we could be happy even we single,” kata pria yang sempat meraih penghargaan AMI Awards pada 2017 sebagai Penyanyi Laki-Laki Anak terbaik dalam keterangan resmi yang diterima Mancode (19/3/2020).

Single When I’m All Alone dipilih dengan tema self-love, di mana Rafi menekankan untuk lebih bisa menerima dan mencintai diri sendiri dahulu, selanjutnya bisa mencintai dan menerima orang lain untuk bersama dalam suatu hubungan.

Terinspirasi dari pengalaman pribadi, Rafi sangat ingin berbagi pesan dan ajakan ke pendengarnya untuk lebih menghargai dan mencintai diri mereka sendiri dengan menekan kalau bahagia itu tidak harus bergantung dengan orang lain.

Baca Juga: Kolaborasi Amal Diskoria dan Dian Sastro di Serenata Jiwa Lara

Selain dengan memberikan elemen plot-twist pada lirik, judul dan vibe yang diberikan di single When I’m All Alone juga memberikan unsur musik elektronik. Hal itu dilakukan karena Rafi ingin masuk ke ranah musik elektronik.

“Tujuannya ingin bereksperimen dan saya ingin tahu dengan tanggapan orang-orang tehadap lagu ini dengan elemen-elemen musik yang belum pernah saya garap sebelumnya,” katanya.

Melalui single ini, Rafi juga memiliki cita-cita untuk menyajikan new generation of pop yang bisa dinikmati para penyuka genre musik pop di Indonesia. Rafi ingin pendengarnya merasa lebih puas dan memiliki sensasi berbeda yang bias dinikmati oleh pendengarnya.

Rafi juga menginginkan single When I’m All Alone bisa berpengaruh untuk teman-teman, karena tujuan utamanya tidak hanya menjadi hits, namun ingin memberikan dampak positif dan membangun semangat.

“Kalau kita bisa melewati apapun masalahnya, karena mencintai diri sendiri itu adalah segalanya sebelum kita mencintai orang lain,’ jelasnya dengan harapan melalui single When I’m All Alone ini Rafi bisa mendapat sambutan positif dari penikmat musik.

Baca Juga: The Potters Suguhkan Genre Baru lewat Mantan Bukan Pahlawan


Share To


rachli

rachli

March 20, 2020, 2:47 p.m.


tags : dunia tarik suara industri musik Tanah Air Self-Love Gita Gutawa Rafi Sudirman Chandra Darusman When I’m All Alone genre musik pop Erwin Gutawa AMI Awards


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Life Style 25 September 2020 7:00 a.m.

BMW M 1000 RR Bertenaga Gahar Debut Global

Shopping 24 September 2020 15:00 p.m.

Bantu Brand Lokal, Folkaland Gelar Virtual Live Shopping

History 24 September 2020 10:00 a.m.

Sejarah di Balik Peringatan Hari Tani Nasional