Proyek Solo Perdana Iqif Lahirkan Album No. 1.jpg

Proyek Solo Perdana Iqif Lahirkan Album No. 1

oleh: rachli Entertainment Thursday, 2 April 2020 7:00 a.m.


Mancode - Bagi Iqif, industri musik Tanah Air sudah tidak asing lagi. Pasalnya, Iqif menyelami industri musik sejak 2008 bersama sang kakak dengan membentuk band bernama Stereocase. Di band tersebut, Iqif memposisikan diri sebagai drummer.

Di tahun 2020 ini, Iqif mencoba menantang dirinya sendiri dengan mengeluarkan proyek solo pertamanya dengan merilis album yang berjudul No.1. Tidak tanggung-tanggung, dua single dirilisnya secara berturut-turut, yakni Before It’s Too Late dan Burn Me Down.

Baca Juga: Gelora Asmara Penuh Rayu Pasangan BIANCADIMAS

Before It’s Too Late merupakan single pendek yang dirilis dengan format video narasi atau short movie di akun Youtube-nya pada 23 Maret 2020. Single ini disampaikan sebagai terapi diri dan juga pengingat untuk tidak berhenti mengejar impian.

“Dari awal sudah kepikiran membuat single ini sebagai penanda dimulainya album saya. Di mana secara musik cukup mempresentasikan album saya secara keseluruhan, baik dari sisi karakter musik, sound, mood, dan lainnya,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Mancode (1/4/2020).

Dengan menggandeng seorang rapper Indonesia, ShotgunDre, single ini mengisahkan tentang setiap orang yang pasti memiliki masa kesulitan dalam hidup namun sebenarnya, orang tersebut masih bisa mencoba segala sesuatunya sebelum terlambat.

Baca Juga: Albert Fakdawer Kenang Sang Ayah lewat Embun Pagi

Sedangkan Burn Me Down, dipilih Iqif menjadi single utama di album solo perdananya ini. Single yang dibuat pada 2019 ini terinspirasi dari sebuah film. Bersama sahabatnya, Reisha Sinulingga yang merupakan seorang copywriter sekaligus menjadi penulis lirik lagu, Iqif menuangkan idenya.

Single yang hadir dengan nuansa indie rock dengan rhythm kencang dan distorsi yang memompa adrenalin ini bercerita tentang pertempuaran pribadi Iqif, di mana Iqif menggunakan kata-kata dan musik sebagai terapi diri baginya atau penikmat musik lainnya.

Dalam penggarapan album, Iqif dibantu oleh musisi berbakat Adityar Andra yang sempat memproduseri Neonomora, Kenny Gabriel, dan Sita Marino. Rencananya, album ini berisi 10 single, dan untuk art director album secara keseluruhan dibantu Neonomora, mulai dari logo hingga video klip.

Baca Juga: Rinni Wulandari Hadir Kembali dengan Inspirasi

Selain itu, saat pengerjaan album No.1 ini, Iqif mengeksplorasi berbagai genre musik. Hal ini dilakukan oleh Iqif karena ingin berusaha membuat karya yang mengalir dari hati dan kreatifitasnya tanpa batas dan paksaan.

Di bawah payung label rekaman VURPLAY, album No.1 rencananya kana dirilis pada pertengahan 2020. Sedangkan, untuk single Before It’s Too Late dan Burn Me Down sudah bisa diakses di semua digital music platform.


Share To


rachli

rachli

April 2, 2020, 7 a.m.


tags : industri musik Tanah Air Iqif Before It’s Too Late Stereocase single pendek No.1 Burn Me Down


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Life Style 7 August 2020 12:00 p.m.

Tiket Pameran Modifikasi IMX 2020 Mulai Dijual Online

Life Style 7 August 2020 10:00 a.m.

Kalbe Luncurkan Fatigon Promuno Berbahan Herbal

Technology 7 August 2020 6:00 a.m.

Spotify Luncurkan Empat Original Podcast Indonesia

Life Style 5 August 2020 9:00 a.m.

Pesan Mendalam Stevan Pasaribu lewat Lagu Barunya