Templet_Mancode_ (3).jpg

Produsen Pegasus Bantah Retas Handphone Seluruh Dunia

oleh: fachrul Technology Thursday, 22 July 2021 18:00 p.m.


Mancode - Pembuat perangkat lunak mata-mata Pegasus, NSO Group menghadapi kritik internasional, setelah wartawan memperoleh daftar dugaan target potensial untuk spyware, termasuk aktivis, politisi dan jurnalis.

Investigasi telah dimulai ketika daftar, dari 50.000 nomor telepon, berisi sejumlah kecil telepon yang diretas. Pegasus menginfeksi perangkat iPhone dan Android, memungkinkan operator mengekstrak pesan, foto, dan email, merekam panggilan, dan secara diam-diam mengaktifkan mikrofon dan kamera.

NSO Group mengatakan bahwa perangkat lunak ini digunakan untuk melawan penjahat dan teroris dan hanya tersedia untuk militer, penegak hukum serta badan intelijen dari negara-negara dengan catatan hak asasi manusia yang baik.


Tetapi konsorsium organisasi berita, yang dipimpin oleh outlet media Prancis Forbidden Stories, telah menerbitkan lusinan cerita berdasarkan daftar tersebut, termasuk tuduhan bahwa nomor telepon Presiden Prancis Emmanuel Macron ada di dalamnya dan mungkin telah menjadi sasaran.

NSO Group mengatakan telah diberitahu bahwa daftar tersebut telah diretas dari server Siprusnya. Namun juru bicara perusahaan mengatakan kepada BBC News:

"Pertama, kami tidak memiliki server di Siprus.

"Dan kedua, kami tidak memiliki data pelanggan kami.

"Dan lebih dari itu, pelanggan tidak terkait satu sama lain, karena setiap pelanggan terpisah.

"Jadi seharusnya tidak ada daftar seperti ini di mana pun.

"Dan jumlah target potensial tidak mencerminkan cara kerja Pegasus.

"Ini angka yang gila," kata juru bicara itu.

"Pelanggan kami rata-rata memiliki 100 target per tahun.

"Sejak awal perusahaan, kami tidak memiliki total 50.000 target."

Berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut dituduh mengizinkan pemerintah yang represif untuk meretas orang yang tidak bersalah, termasuk mereka yang dekat dengan kolumnis Washington Post yang terbunuh bernama Jamal Khashoggi.

Tapi NSO menyangkal ini dan semua tuduhan lainnya. Hal itu tidak secara rutin menyelidiki siapa yang menjadi sasaran tetapi memiliki sistem untuk memeriksa layanan keamanan yang dijualnya, katanya.

Dari orang-orang yang nomornya ada dalam daftar, 67 setuju untuk memberikan Forbidden Stories ponsel mereka untuk analisis forensik. Dan penelitian ini, oleh Amnesty International Security Labs, dilaporkan menemukan bukti potensi penargetan oleh Pegasus pada 37 di antaranya.

Namun NSO Group mengatakan tidak mengetahui bagaimana beberapa ponsel dalam daftar tersebut masih terhubung dengan sisa-sisa spyware.

Baca Juga: Makna di Balik Lambang Illuminati

Baca Juga: Nomor HP Putri Dubai Diretas dalam Target Pegasus

Baca Juga: Waspada Hacker Saat Belanja Online!




Share To


fachrul

fachrul

July 22, 2021, 6 p.m.


tags : NSO Group Jamal Khashoggi Spyware Pegasus NSO Retas Hacker


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE

Entertainment 2 September 2021 13:00 p.m.

Ada yang Baru dari Indonesia Menuju Broadway 2021

Entertainment 25 August 2021 7:00 a.m.

Drummer The Rolling Stones Charlie Watts Tutup Usia