Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan Tetap Jadi Fokus Utama Kemenparekraf di 2023.jpg

Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan Tetap Jadi Fokus Utama Kemenparekraf di 2023

oleh: rachli Travel Wednesday, 28 December 2022 9:00 a.m.


Mancode - Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus berupaya menghadirkan pariwisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan di 2023, salah satunya Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT sebagai destinasi super prioritas (DPSP).

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, meski pemerintah telah membatalkan kenaikan tiket masuk ke Taman Nasional Komodo, upaya konservasi kawasan tersebut tetap menjadi fokus utama kementerian/lembaga terkait.

“Tentunya pemerintah menyadari bahwa pariwisata ini baru bangkit, tapi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan ini akan menjadi keniscayaan. Oleh karena itu, biaya konservasi akan kami utamakan,” katanya di Jakarta, Senin (26/12/2022).


Lintas kementerian dan Lembaga akan berkoordinasi untuk menghadirkan langkah-langkah agar pembangunan infrastruktur yang akan terus Kemenparekraf siapkan di Taman Nasional Komodo tidak akan mengganggu aktivitas pariwisata yang berkelanjutan, sambungnya.

Selain Taman Nasional Komodo, rencana pembangunan kereta gantung atau cable car di destinasi wisata seperti di Rinjani, NTB dan Puncak, Jawa Barat juga akan didorong oleh Kemenparekraf. Sebab kereta gantung ini dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan.

Khususnya untuk kawasan Puncak, bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek telah melakukan kajian awal dan memberikan rekomendasi anggaran kereta otomatis dan kereta gantung sebesar Rp7,3 triliun. Namun Pemda Bogor masih menilai dan mengkaji anggaran tersebut.

Investor dari Arab Saudi dikatakan Sandiaga menunjukkan ketertarikannya untuk menanamkan investasi pada pengembangan kereta gantung tersebut. Hal ini berdasarkan hasil kunjungan kerja Menparekraf ke Arab Saudi beberapa waktu lalu.

"Karenanya tentu kami mendorong agar percepatan persiapan dari kereta gantung ini bisa diwujudkan bukan hanya di Bogor tapi juga di beberapa destinasi wisata lainnya," katanya.

Antisipasi libur Natal dan Tahun Baru

Di samping itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu turut menjelaskan upaya antisipasi Kemenparekraf dalam menyambut libur natal dan tahun baru 2022/2023.

"Kami sudah mengeluarkan imbauan kepada semua kepala dinas pariwisata daerah untuk memperhatikan sejumlah hal dalam mengantisipasi libur nataru ini," kata Vinsen.

Diantaranya pemerintah daerah harus memastikan penerapan protokol kesehatan, baik pengelola maupun pengunjung, kesiapan petugas dan pengelola dalam pelayanan wisata di daya tarik wisata, meningkatkan pelayanan pengamanan lokasi wisata seperti kesediaan pemandu wisata dan petugas informasi.

Selain itu, berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BNPB, Basarnas, kepolisian, dan pihak terkait lainnya, serta check and recheck untuk fasilitas di destinasi maupun di objek wisata.

Imbauan tersebut perlu diutamakan untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan mitigasi bencana di destinasi wisata, mengingat cuaca sedang ekstrem dan rawan bencana.

Baca Juga: Menikmati Sajian Spesial Akhir Tahun di Hotel Santika Premiere Bintaro

Baca Juga: Rakornas Parekraf 2022 Bahas Upaya Percepatan Program Strategis 2023

Baca Juga: Rayakan Semarak Akhir Tahun Spesial di Aviary Bintaro




Share To


rachli

rachli

Dec. 28, 2022, 9 a.m.


tags : Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf Menparekraf Sandiaga Uno 2023 Pariwisata Berkualitas


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA