Monas.jpg

Napak Tilas Sejarah Penetapan Hari Jadi Jakarta

oleh: galih History Monday, 22 June 2020 8:00 a.m.


Mancode – Hari ini, Senin 22 Juni 2020, Kota Jakarta merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-493. Namun, perayaan HUT kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mengingat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir melanda Tanah Air, termasuk Jakarta.

Tak ada lagi pesta kembang api, festival musik, dan lainnnya, untuk memeriahkan HUT Ibukota negara ini. Hal ini dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Terlepas dari hal tersebut, sudah tahukah kamu sejarah dan penetapan HUT Jakarta? Melansir berbagai sumber, nama Jakarta berasal dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung. Nama tertua Jakarta adalah Sunda Kelapa. Kata Sunda muncul di Jawa Barat, yaitu pada Prasasti Kebon Kopi II dan Prasasti Cicatih di Cibadak, yang menyebutkan tentang seorang raja maupun Kerajaan Sunda.

Sementara, Sunda Kelapa adalah pelabuhan yang menjadi tempat singgahnya kapal-kapal dari berbagai negara seperti dari India, China, dan Jepang. Kemudian, Fatahillah datang dari Banten dan merebut Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527. Kala itu, nama Sunda Kelapa diganti menjadi Jayakarta yang memiliki arti membuat kemenangan.

Pada 30 Mei 1619 Kota Jayakarta berhasil dikuasai oleh Belanda. Sejak saat itu, nama Jayakarta diubah menjadi Batavia. Kemudian pada masa penjajahan Jepang pada 1942, nama Batavia diganti menjadi Jakarta.

Hari Penetapan HUT Jakarta

Penetapan hari lahir atau jadi Jakarta diprakarsai oleh Sudiro, yang merupakan Wali Kota Jakarta periode 1953-1958. Kala itu, dia merasa perlu untuk memeringati HUT Jakarta. Sudiro kemudian mengumpulkan sejumlah ahli sejarah seperti Mohamad Yamin dan Dr Sukanto, serta wartawan senior Sudajo Tjokrosiswoyo untuk meneliti kapan Jakarta didirikan oleh Fatahillah.

Dari situ, Sudiro meyakini bahwa Jakarta lahir pada 1527. Hanya saja, belum memiliki tanggal dan bulan yang pasti. Kemudian, dr Sukanto menyerahkan naskah berjudul Dari Jayakarta ke Jakarta. Kemudian, Sudiro menduga bahwa 22 Juni 1527 adalah hari paling dekat pada kenyataan dibangunnya Kota Jayakarta oleh Fatahillah.

Naskah tesebut kemudian diserahkan Sudiro kepada Dewan Perawakilan Kota Sementara untuk dibahas terkait penetapan bahwa 22 Juni 1527 sebagai berdirinya Kota Jakarta. Saat pembahasan, banyak pendapat dan perdebatan muncul.

Ada yang berpendapat bahwa dipilihnya 22 Juni 1527 karena saat itu merupakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Setelah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kalapa, Fatahillah sebagai panglima Kesultanan Demak mengubah Sunda Kelapa menjadi Jayakarta.

Bahkan, menurut sejarawan Adolf Heyken SJ, hari jadi Jakarta hanya sebuah dongeng belaka. Karena, menurutnya, tak ada dokumen yang menyebutkan nama Jayakarta.

Terlepas dari berbagai pandangan dan pendapat tersebut, Pemprov DKI Jakarta hingga saat ini tetap memutuskan bahwa pada 22 Juni sebagai hari kelahiran Jakarta.

Baca Juga: 3 Juni Diperingati Hari Sepeda Sedunia, Begini Sejarahnya

Baca Juga: Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila

Baca Juga: Menilik Sejarah Peringatan Hari Bumi Sedunia


Share To


galih

galih

June 22, 2020, 8 a.m.


tags : Kota Jakarta DKI Jakarta Hari Ulang Tahun Jakarta HUT Jakarta ke-493 History Sejarah


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA