Harley Davidson.jpg

Mulai Januari 2023, Harley-Davidson Aktif Kembali di Indonesia

oleh: galih Life Style Thursday, 7 July 2022 10:00 a.m.


Mancode – Harley-Davidson comeback ke Indonesia. Indomobil Group melalui anak perusahaannya PT JLM Auto Indonesia (JLM), mengumumkan kesepakatan kerja sama dengan Harley-Davidson sebagai distributor eksklusif motor, suku cadang serta aksesori Harley-Davidson di Indonesia.

Dengan perjanjian eksklusif tersebut, PT JLM Auto Indo mendapatkan hak untuk membeli, menjual kembali, melakukan layanan purna jual motor Harley-Davidson di Indonesia, menjual suku cadang serta aksesori merek yang sama di Tanah Air.

Andrew Nasuri dari PT Indomobil Sukses Internasional (Tbk) mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat mengumumkan kemitraan bersama Harley-Davidson, melalui anak perusahaan Indomobil Group, PT JLM Auto Indo.


“Melalui kerja sama sebagai distributor ekslusif, JLM akan menjadi distributor resmi bagi motor Harley-Davidson serta akan menggunakan fasilitas yang kami miliki untuk pengembangan diler serta pengembangan merek Harley-Davidson di Indonesia,” ungkap Andrew.

Dia melanjutkan, perjanjian yang akan mulai efektif pada 1 Januari 2023 ini juga memungkinkan Harley-Davidson untuk memperkuat posisi merek dan membuktikan komitmen kepada para pengguna dan pencinta Harley-Davidson di Indonesia.

“Komitmen kami bersama Harley-Davidson adalah terus membangun, mengembangkan dan menjaga komitmen kami terhadap pelanggan dan pencinta motor besar di Indonesia dan tentunya terhadap industri otomotif Tanah Air,” tutup Andrew.

PT JLM Auto Indo merupakan perusahaan joint-venture antara Indomobil Group, salah satu distributor dan manufaktur otomotif terbesar di Indonesia bersama Inchcape, distributor berbagai merek otomotif ternama di dunia.

Sejarah Harley-Davidson di Indonesia

Motor Harley-Davidson diperkirakan mulai masuk ke Indonesia pada 1920, saat penjajahan kolonial Belanda.

Kala itu, Harley Davidson yang masuk ke Indonesia adalah jenis Harley-Davidson WLA Army. Belanda membawa Harley-Davidson dengan tujuan sebagai kendaraan operasional perkebunan.

Pada saat setelah Kemerdekaan Indonesia, motor Harley-Davidson menjadi kendaraan operasional kalangan militer terutama oleh pejabat militer. Populasinya mulai meningkat pada 1950-an. Pada 1965, Harley-Davidson jenis WLA ini menjadi kendaraan operasional untuk POMAL, PATWAL dan PM.

Keberadaan Harley-Davidson di jalanan pun makin mudah ditemui. Sejuruh dengan itu, permintaan akan motor gede (moge) tersebut makin tinggi. Hingga akhirnya, pada 13 Juni 1997 atas prakarsa Soetikno Soedarjo dan dan Bambang Pramono Sungkono PT Mabua Haley Davidson memulai fungsi keagenan Harley Davidson di Indonesia.

Pengembangan jaringan dan penjualan dilakukan. Sayangnya, mereka tak mampu betahan. Mereka mengumumkan tidak lagi menjadi distributor resmi moge Harley-Davidson di Indonesia, tepatnya pada 10 Februari 2016.

Baca Juga: Tiga Motor Bergaya Klasik yang Jadi Primadona, Pilih Mana?

Baca Juga: Tips Abadikan Momen Touring Motor




Share To


galih

galih

July 7, 2022, 10 a.m.


tags : Harley-Davidson Distributor Harley-Davidson Lifestyle


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA