Menparekraf Ajak Milenial Optimis Paska Pandemi Covid-19.jpg

Menparekraf Ajak Milenial Optimis Paska Pandemi Covid-19

oleh: rachli Travel Tuesday, 12 May 2020 9:00 a.m.


Mancode - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengajak anak muda generasi Z dan milenial untuk tetap optimis menghadapi perubahan perilaku manusia (new normal), termasuk perubahan perilaku pariwisata paska Covid-19.

Menparekraf Wishnutama mengatakan, situasi pendemi memang tidak mudah bagi pariwisata untuk bertahan atau berkembang. Menurutnya, sektor pariwisata paling terdampak karena pariwisata tergantung pada kunjungan orang, dan saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Baca Juga: Persiapan Kemenparekraf Hadapi Lonjakan Industri Pariwisata 2021

“Kita harus optimis pada masa depan. Kita meyakini paska pandemi masa depan pariwisata akan luar biasa. Untuk generasi muda, ayo cari apa kesempatan yang ada. Hal ini tidak bisa dipelajari, tapi harus dicari sendiri,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Mancode (11/5/2020).

Sebelum pandemi berlangsung, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyusun berbagai skenario strategis yang sifatnya mendasar dalam rencana kerja tahun 2020, seperti fasilitas wisata yang sesuai standar higienitas, kebersihan toilet, keselamatan, dan keamanan.

Namun, dalam masa pandemi ini, Kemenparekraf terus berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga (K/L) terkait mencari cara untuk mempercepat langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pasalnya, negara lain juga akan berusaha keras untuk medatangkan wisatawan.

Baca Juga: Cara Kemenparekraf Bangkitkan Industri Event Indonesia

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 membuat perilaku manusia yang baru (new normal), yang berbeda dan berubah dari sebelumnya. Perilaku yang jauh lebih peduli terhadap kesehatan dengan selalu menggunakan masker, rutin mencuci tangan, hingga menjaga jaga jarak aman. Perubahan perilaku tersebut juga kemungkinan besar akan terjadi pada wisatawan saat berkunjung ke destinasi.

New normal tersebut ternyata inline dengan apa yang sudah dipersiapkan Kemenparekraf. Sangat dasar, ditambah dengan protokol-protokol kesehatan yang sedang kita persiapkan. Seperti protokol kesehatan di bandara, restoran, hotel, tempat hiburan, bioskop, juga terus dipersiapkan,” katanya.

New normal berikutnya adalah era digital. Dimana era digital saat ini sangat terakselerasi dengan cepat. Ia menjelaskan, dalam kondisi seperti ini semua orang dipaksa melakukan aktivitas secara digital. Yang artinya, ada potensi digitalisasi yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Sektor Pariwisata Indonesia Turun 50 Persen Akibat Covid-19

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VII Maman Abdurrahman juga mengakui dalam menghadapi pandemi ini tidaklah mudah. Langkah yang diambil pemerintah harus diapresiasi. Banyak sektor terdampak, tapi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang paling terimbas.

"Semua harus bisa mendukung Kemenparekraf, minimal dengan menyampaikan hal-hal positif. Tidak hanya itu, anak-anak muda juga harus mampu menciptakan platform media sosial lokal Indonesia untuk bersaing dengan dunia,” kata Maman.


Share To


rachli

rachli

May 12, 2020, 9 a.m.


tags : Sektor Pariwisata Pandemi Covid-19 generasi Z era digital Maman Abdurrahman Milenial Anggota DPR RI Komisi VII Menparekraf Wishnutama


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 25 September 2020 12:00 p.m.

Davina Raja Rilis “Berharap Tak Berpisah” Versi Galau

Entertainment 25 September 2020 9:00 a.m.

Mahen Luncurkan Single Terbaru “Datang Untuk Pergi”

Life Style 25 September 2020 7:00 a.m.

BMW M 1000 RR Bertenaga Gahar Debut Global