Menilik Minat Permintaan Sektor Pariwisata Di Indonesia Masih Cukup Besar.jpg

Menilik Minat Permintaan Sektor Pariwisata Di Indonesia Masih Cukup Besar

oleh: rachli Travel Tuesday, 8 March 2022 8:00 a.m.


Mancode - Selain minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik, dalam laporan “Year in Search 2021: Look back to move your marketing forward” juga menyebutkan permintaan di sektor perjalanan di Indonesia masih cukup besar. Penelusuran terkait perjalanan tumbuh lebih pesat dibandingkan 2020.

Meskipun demikian, hal tersebut mengalami fluktuasi akibat situasi Covid-19. Konsumen semakin terbiasa dengan ketidakpastian saat melakukan perjalanan dan lebih cepat membuat keputusan.

Perjalanan domestik tumbuh pesat pada 2021, bahkan terkadang mencapai level sebelum pandemi. Sebagain besar wisatawan memilih tujuan domestik yang nyaman seperti kota-kota di Jawa, dengan penelusuran terbanyak berasal dari wilayah Jawa, didorong oleh perjalanan darat yang makin popular.


“Permintaan perjalanan domestik tumbuh 30 persen secara year-on-year pada November 2021, bahkan telah mencapai level yang sama seperti Januari 2020 sebelum pandemi. Minat penelusuran untuk “wisata domestik” tumbuh 57 persen dan untuk “road trip keluarga” meningkat tiga kali lipat,” bunyi laporan tersebut.

Seiring meningkatnya perjalanan wisata pada Q4 2021, Bandung, Yogyakarta, Cisarua, Semarang, Batu, dan Lembang merupakan destinasi dengan pertumbuhan tertinggi.

Selain itu, ada sejumlah destinasi domestik terpopuler berdasarkan pertumbuhan jumlah pencarian pada September 2021 hingga Desember 2021. Bandung menempati urutan pertama, disusul dengan Yogyakarta, Cisarua, Semarang, Batu, Surakarta, Lembang, Citeureup, Kuta, dan Cirebon.

Jumlah pencarian untuk perjalanan luar negeri tetap berada di bawah jumlah pencarian sebelum pandemi. Meskipun demikian, terdapat pertumbuhan kecil dan stabil yang terlihat di Q4 2021. Volume penelusuran orang Indonesia terkait destinasi perjalanan luar negeri teratas masih kurang satu persen volume penelusuran destinasi domestik. Volume tersebut juga masih jauh lebih rendah dari level sebelum pandemi.

Namun, ada pertumbuhan yang kecil tetapi stabil di Q4 2021. Pada Q4 2021, orang Indonesia mulai mencari tahun syarat perjalanan luar negeri, seperti minat penelusuran untuk “syarat penerbangan” tumbuh enam kali lipat dan “karantina Indonesia” tumbuh tiga kali lipat.

Baca Juga: Hotel Santika Premiere Bintaro Tawarkan Paket Menginap March Vaganza

Baca Juga: Singapore Airlines Tambah Tujuh Pesawat Kargo Airbus A350F

Baca Juga: Kemenparekraf Evaluasi Pre Season MotoGP Jelang Balap Pada Maret 2022




Share To


rachli

rachli

March 8, 2022, 8 a.m.


tags : Sektor Pariwisata Year in Search 2021 Indonesia


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE