Turki-Hagia-Shopia.jpg

Menelisik Hagia Shopia: Tempat Penuh Sejarah di Turki

oleh: inggil History Tuesday, 14 July 2020 11:00 a.m.


Mancode - Momen bersejarah di tahun 2020 ini tengah terjadi di Turki, pada hari Jumat, 10 Juli 2020, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, secara resmi mengubah status bangunan Hagia Shopia dari museum menjadi masjid. Dengan begitu masyarakat muslim Turki dapat melakukan ibadah di bangunan yang penuh nilai sejarah tersebut. Meski berfungsi sebagai masjid, Presiden Erdogan tetap memperbolehkan warga non muslim ataupun wisatawan asing untuk singgah ke Hagia Shopia.

Melihat sejarahnya, bangunan megah yang menjadi daya tarik wisatawan ini dibangun para era Bizantium. Didirikan pada 537 masehi, Hagia Shopia menjadi tempat yang sering didatangi banyak orang hingga kini. Pada awalnya, bangunan megah ini difungsikan sebagai gereja Kristen Ortodoks Konstantinopel dan menjadi jantung spiritual Bizantium (Romawi).

Hagia Shopia dibuat atas perintah Kaisar Bizantium, Justinan I, yang awalnya merupakan katedral terbesar di dunia selama hampir 1.000 tahun. Kepala perancang dari bangunan ini, yakni Anthemius of Tralles dan Isidorus of Miletus, dua arsitek yang berasal dari keluarga cakap mesin dan matematika. Bangunan ini sekaligus menjadi gereja ketiga yang dibangun di tepi Selat Bosphorus.

Hagia-Shopia.jpg

Pembangunan Hagia Sophia berlangsung selama enam tahun dan pertama kali dibuka sebagai gereja ortodoks setinggi dua lantai dengan kubah besar yang dikelilingi empat kubah kecil dan empat menara pada tahun 537. Waktunya yang singkat itu mengalahkan bangunan Katedral Notre Dame di Prancis yang berlangsung hingga satu abad pembangunan.

Dibangun dengan waktu yang singkat membuat kubah awal di Hagia Shopia ini sempat rusak saat gempa bumi pada tahun 558. Kubah yang terlihat saat ini merupakan kubah hasil restorasi kedua. Bertahan selama hampir satu abad sebagai gereja, Hagia Shopia pun beralih fungsi menjadi tempat ibadah warga muslim Turki.

Hingga pada 1453, khilafah Turki pun merebut Hagia Shopia dan digantikannya menjadi sebuah masjid dengan nama Masjid Ayasofya. Sang pemimpin saat itu, Sultan Mehmed II, langsung memerintahkan arsitek bernama Sinan untuk menutup mengubah fungsi Hagia Sophia dari gereja menjadi masjid serta menutup lukisan Kristiani di temboknya dengan plester putih.

Kubah-Hagia-Shopia.jpg

Namun penghilangan lukisan Kristiani ini bukan yang pertama kali terjadi. Karena pada tahun 726-787 sempat terjadi penghancuran lukisan Kristiani, atau yang disebut periode Ikonoklasme, dengan anggapan bahwa gambar religius dikhawatirkan bisa menjadi berhala. Tempat imam dibangun menghadap Mekah di bawah kubah utama, tempat biasanya pemimpin-pemimpin Roma dilantik.

Pada 1935 status Hagia Shopia pun kembali berubah tidak menjadi tempat beribadah lagi melainkan menjadi museum. Di mana bangunan ini juga menjadi daya tarik para wisatawan asing. Presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk yang dikenal sekuler lah sebagai sosok pengubah status Masjid Ayasofya menjadi museum dan kembali dengan sebutan awalnya, Hagia Shopia.

Di tahun 2020 ini tentu menjadi momen paling bersejarah bagi warga muslim Turki. Mahkamah Agung Turki mencabut keputusan kabinet yang menetapkan Hagia Shopia sebagai museum dan diubah kembali menjadi masjid. Momen kumandang adzan pertama kali di bangunan bersejarah ini pun lantas mendapat suka cita dari warga muslim di Turki.

Diubahnya status Hagia Shopia menjadi masjid ini disambut suka cita para warga muslim di Turki. Sebagai simbol atas ‘status kemenangan’ itu mereka akan melakukan shalat jumat berjamaah di Hagia Shopia, pada 24 Juli 2020 mendatang.

Baca Juga: Sejarah Lahirnya NU, Organisasi Islam Terbesar Indonesia

Baca Juga: Melihat Sejarah Asli Stasiun Gambir

Baca Juga: Sejarah Tradisi Lotus Feet, Simbol Kecantikan di Tiongkok


Share To


inggil

inggil

July 14, 2020, 11 a.m.


tags : Misteri Hagia Shopia Awal pembangunan Hagia Shopia Bangunan Bersejarah Hagia Shopia Sejarah Hagia Shopia Hagia Shopia Turki Hagia Shopia


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Life Style 30 November 2020 11:00 a.m.

Ritel Topshop Diambang Penutupan

Life Style 30 November 2020 9:00 a.m.

Wacana Batasan Usia Pemilik Akun Media Sosial

Entertainment 30 November 2020 7:00 a.m.

Kisah Kolaborasi Marcell Siahaan dengan Musisi Jazz Dunia