Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Limbah Elektronik.jpg

Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Limbah Elektronik

oleh: aulia Technology Tuesday, 21 May 2019 14:00 p.m.


2020 mendatang, Tokyo terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Olimpiade, pesta olahraga bergengsi sedunia. Terhitung, setahun lagi sebelum pelaknaan berlangsung, para komite Olimpiade di Tokyo terus bersiap-siap untuk acara besar ini.

Salah satu hal penting yang disiapkan adalah medali untuk para pemenang. Baru-baru ini, Komite Tokyo untuk Olimpiade 2020, mengatakan jika akan memberikan medali khusus. Rencananya, penyelenggara akan memberikan medali yang terbuat dari limbah elektronik.

Limbah elektronik (e-waste) mencakup baterai bekas hingga telepon seluler bekas. Kabarnya kedua barang ini merupakan jenis sampah domestik terbanyak. Selain menganggu lingkungan, limbah elektronik sangat beracun. Walaupun begitu, limbah ini merupakan tambang untuk para kaum urban, mengingat banyaknya kandungan logam berharga yang terkandung pada limbah ini.

Maka dari itu, pihak Komite Olimpiade Tokyo 2020 mengundang warga Jepang untuk aktif menyumbangkan limbah elektronik ini. selain mendapat pasokan sumber daya untuk medali, warga juga dapat membuat limbah elektronik ke tempat yang tepat dan aman.

Betul, Mencoders, medali kebanggaan para atlet yang akan di bawa pulang terbuat dari sampah telepon bekas yang dibuang oleh warga Jepang. Pihak komite menyatakan, “ini merupakan bentuk dukungan terbesar dari masyarakat dan perusahaan di Jepang untuk atlet nasional maupun internasional,” seperti yang dilansir dari theverge.com (8/2/2019).

Baca Juga: Merek Jam Tangan Buatan Jepang yang Paling Populer

Pihak Komite Olimpiade Jepang juga menambahkan, jumlah limbah elektronik yang berhasil dikumpulkan sebanyak 47.488 ton. Angka tersebut termasuk lebih dari 5 juta limbah telpon bekas dari NTT Docomo (perusahaan provider Jepang). Selain itu, pihak komite juga menaruh stasiun pengumpulan limbah di kantor pos dan fasilitas publik. Komite Olimpiade menargetkan dari limbah tersebut telah menghasilkan 2.700kg perunggu di Juni lalu, kemudian 93,7 persen dari target emas 30.3 kg dan 85.4 persen dari target perak 4.100 kg telah diselesaikan pada Oktober lalu.

Walaupun target emas dan perak belum terpenuhi, namun dari jumlah limbah yang telah berhasil dikumpulkan pihak Komite Olimpiade 2020 menyatakan akan mencapai target tepat waktu. Program ini rencanya akan berakhir pada 31 Mare nanti, kemudian desain medalinya sendiri akan terungkap musim panas nanti (sekitar bulan Mei-Juli).

Proyek ramah lingkungan ini diharapkan dapat mencerminkan sebuah harapan untuk mengatasi limbah, khususnya limbah elektronik.

Penggunaan bahan bekas atau limbah dalam kegiatan internasional seperti Olimpiade ini bukanlah hal baru, melansir dari sains.kompas.com, di Olimpiade Rio 2016 lalu, medali yang diberikan ke atlet terbuat dari hasil cermin usang, solder bekas, dan plat sinar-X.


Share To


aulia

aulia

May 21, 2019, 2:42 p.m.


tags : olimpiade Tokyo limbah elektronik olimpiade 2020


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.


ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 13 December 2019 15:00 p.m.

Mengenal Noko, Seniman Tato Termuda di Dunia

Entertainment 13 December 2019 13:00 p.m.

Mahen Siap Warnai Industri Musik Indonesia

Entertainment 13 December 2019 8:00 a.m.

Lamb of God Lelang Album dan Lirik Tulisan Tangan