Mastercard Economics Institute Sebut Industri Perjalanan di Asia Pasifik Meningkat.jpg

Mastercard Economics Institute: Industri Perjalanan Asia Pasifik Meningkat

oleh: rachli Travel Wednesday, 25 May 2022 14:00 p.m.


Mancode - Laporan terbaru dari Mastercard Economics Institute mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya sejak masa pandemi, pemesanan tiket pesawat perjalanan bisnis dan liburan di seluruh dunia melampaui level sebelum pandemi. Sementara pengeluaran untuk pelayaran, bus, dan kereta api meningkat di tahun ini.

Hal tersebut menandakan tonggak pemulihan industri perjalanan global. Mencakup 37 pasar di seluruh dunia dan sembilan pasar di Asia Pasifik, laporan Travel 2022: Trends and Transitions menyediakan wawasan penting tentang situasi industri perjalanan global di era pandemi setelah adanya vaksinasi.

Laporan tersebut membandingkan situasi industri perjalanan global saat ini dengan dua kebutuhan utama, level pra-pandemi pada 2019, serta tren dari periode ketika pembatasan perbatasan mulai dilonggarkan, dan perjalanan internasional dibuka kembali di sebagian besar wilayah.


Chief Economist, Asia Pasific and Middle East Africa of the Mastercard Economics Institute David Mann mengatakan, terlepas dari pemulihan yang tertunda dan berbagai risiko seperti inflasi yang berdampak pada kebebasan dalam melakukan pengeluaran, para wisatawan di Asia Pasifik telah menunjukkan keinginan yang kuat untuk kembali melakukan perjalanan.

“2022 akan menjadi tahun yang signifikan bagi industri perjalanan di Asia Pasifik,” katanya, Selasa (24/5/2022).

Ketika pembatasan perbatasan dilonggarkan, lanjutnya, telah menyaksikan percepatan bangkitnya industri perjalanan yang menunjukkan alasan untuk tetap optimis, dengan kawasan Asia Pasifik yang siap untuk segera mengejar ketertinggalan dengan negara-negara seluruh dunia.

Selain itu, berdasarkan analisis unik dari data perjalanan yang tersedia untuk umum, serta aktivitas penjualan yang dikumpulkan dan dianonimkan di jaringan Mastercard, laporan perjalanan tahunan ketika dari Mastercard Econimics Institute menggali elemen-elemen utama dari perjalanan para wisatawan.

Hal itu termasuk hambatan yang mendorong pemulihan industri perjalanan, pertimbangan konsumen saat membuat keputusan pembelian yang terkait dengan perjalanan, serta tren ekonomi makro seperti insflasi, bekerja secara hybrid, risiko kesehatan, dan gangguan geopolitik yang dapat memengaruhi pemulihan sektor perjalanan.

Dukungan Komperhensif untuk Wisatawan dan Sektor Pariwisata

Mastercard memberikan ketenangan pikiran, kenyamanan dan nilai bagi konsumen serta bisnis dari semua ukuran untuk menyambut bangkitnya industri perjalanan. Baik perjalanan jarak dekat atau jauh, para konsumen, perusahaan, dan pemegang kartu T&E memiliki akses ke daftar program, platform, dan kemitraan yang terus bertambah.

Mastercard Travel & Lifestyle Services menyediakan perencanaan perjalanan, penawaran, pemesanan, jaminan, dan layanan concierge 24/7. Untuk wisatawan bisnis dengan skala kecil, Mastercard Easy Saving menawarkan diskon dan daya beli di penyedia layanan bisnis digital, restoran, serta retailer dan hotel.

Mastercard juga berkomitmen untuk membantu pemulihan sektor pariwisata global dan menyambut wisatawan melalui berbagai layanan. Mulai dari analisis pasar dan wawasan data berfrekuensi tinggi yang membantu memahami perubahan tren konsumen, hingga solusi pemasaran dan strategi keterlibatan konsumen yang mendorong loyalitas merek dan memaksimalkan pemesanan.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dukung Pembukaan Kawasan Monas Bagi Wisatawan

Baca Juga: Kemenparekraf dan Agoda Siap Tingkatkan Promosi Pariwisata Indonesia

Baca Juga: ‘The 1st Tourism Working Group’ KTT G20 Bahas 5 Pilar Aksi




Share To


rachli

rachli

May 25, 2022, 2 p.m.


tags : Industri Perjalanan Mastercard Economics Institute Asia Pasifik Mastercard


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA