Laporan Ericsson Mobility Teknologi IoT Meningkat 80 persen di 2021.jpg

Laporan Ericsson Mobility: Teknologi IoT Meningkat 80 persen di 2021

oleh: rachli Technology Monday, 25 July 2022 9:00 a.m.


Mancode - Ericsson Mobility Report edisi Juni 2022 memverifikasi bahwa jaringan 5G berkembang lebih cepat daripada semua generasi teknologi seluler sebelumnya. Sekitar seperempat populasi dunia saat ini memiliki akses ke cakupan 5G.

Selama kuartal I tahun 2022, terdapat penambahan sekitar 70 juta langganan 5G. Pada 2027, sekitar tiga perempat populasi dunia akan dapat mengakses 5G, menurut laporan tersebut.

Untuk Internet of Things (IoT), laporan tersebut juga mencatat bahwa pada tahun 2021, broadband IoT (4G/5G) mengambil alih 2G dan 3G sebagai teknologi yang menghubungkan bagian terbesar dari semua perangkat seluler yang terhubung dengan IoT, terhitung sebanyak 44 persen dari seluruh koneksi.


Teknologi IoT yang masif (NB-IoT, Cat-M) meningkat hampir 80 persen selama 2021, mencapai hampir 330 juta koneksi. Jumlah perangkat IoT yang terhubung dengan teknologi ini diperkirakan akan melampaui 2G/3G pada 2023.

Jerry Soper selaku Head of Ericsson Indonesia mengatakan, Ericsson berkomitmen terhadap Indonesia dan berharap dapat memberikan manfaat penuh 5G di tanah air. 5G akan memainkan peran penting dalam mempercepat digitalisasi ekonomi dan mendorong inovasi generasi mendatang bagi konsumen dan perusahaan di Indonesia.

“Kami yakin bahwa dengan kepemimpinan teknologi kelas dunia dan kemampuan penyebaran yang kuat di seluruh dunia, kami akan memungkinkan Indonesia untuk menangkap nilai penuh dari konektivitas 5G melalui produk dan solusi hemat energi kami bersama mitra kami, yakni para operator terkemuka di Indonesia,” jelasnya, Senin (18/7/2022).

Dirinya menambahkan, konektivitas seluler merupakan salah satu pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi dan inklusi sosial, dan pihaknya senang dapat mendukung perjalanan 5G di Indonesia bersama dengan pelanggan, para penyedia layanan komunikasi.

“Infrastruktur digital kuat yang sedang dibangun di Indonesia akan membantu menjembatani kesenjangan digital, menciptakan peluang kerja, mendorong ekonomi, dan mewujudkan transformasi digital nasional,” sambungnya.

Ericsson saat ini memiliki 174 perjanjian dan kontrak 5G komersial dengan penyedia layanan komunikasi unik secara global, termasuk 125 jaringan 5G komersial yang sudah live.

Baca Juga: Ericsson Mobility Report: 5G Memasuki 1 Miliar Langganan Pada 2022

Baca Juga: Kolaborasi Indosat dan Ericsson Perluas Jaringan 5G di Indonesia

Baca Juga: Pembaruan Portofolio 5G Ericsson Kedepankan Efisiensi Energi




Share To


rachli

rachli

July 25, 2022, 9 a.m.


tags : Internet of Things Ericsson Laporan Ericsson Mobility Teknologi IoT


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE