Produk-Kopikoh-Kopi-SUSU.jpg

Kopikoh: Cita Rasa Perpaduan Robusta dan Susu

oleh: inggil Travel Wednesday, 29 July 2020 13:00 p.m.


Mancode - Bagi pecinta minuman kopi pasti tidak asing dengan paduan antara kopi dan susu yang saat ini tengah tren. Kopi susu bisa menjadi alternatif yang menyegarkan bagi mereka yang tak sanggup meneguk kopi pahit. Apalagi, saat ini persaingan industri kopi susu kian banyak di pasaran yang membuat khalayak mempunyai banyak pilihan dari beberapa produsen.

Salah satu minuman kopi susu yang bisa kalian coba adalah Kopikoh, brand lokal minuman kopi susu yang telah berdiri sejak Juni 2020 lalu. Kopikoh adalah usaha kopi susu dari jogja yang dipelopori oleh Said Nurhidayat. Istimewanya, produk buatan Kopikoh ini homemade langsung yang terjamin akan keasliannya tanpa bahan pengawet apapun.

Berdasarkan wawancara langsung bersama Said Nurhidayat via telepon, dia berkata bahwa filosofi penamaan Kopikoh tidaklah muluk-muluk. ‘Koh’ sendiri seperti yang kita ketahui adalah panggilan bagi orang Cina dan di kota asalnya, Palembang, Said sering dipanggil dengan sebutan ‘Koh’ itulah yang mendasari penyebutan Kopikoh beserta logonya sendiri.

“Gak ada filosofi yang terlalu banget sih koh itu kan panggilan buat orang Cina terus dulu aku waktu di daerah asalku Palembang sering dipanggil ‘koh’. Dari situ aku gabungin aja sama kata kopi makanya logonya kayak gitu,” ujar Said Nur Hidayat saat diwawancarai oleh tim Mancode.

Kopikoh berasal dari biji kopi robusta yang dipetik langsung oleh petani lokal di dataran tinggi daerah Jawa Tengah dan diproduksi di Pleret, Bantul dengan teknik medium roasting. Berbahan dasar biji kopi robusta bukan berarti rasa yang dihadirkan Kopikoh terlalu strong di sinilah paduan susu yang segar menjadikannya lebih halus.

Minuman-Kopikoh.jpg

“Biji kopi kita itu robusta ambilnya lewat petani lokal di Jawa Tengah langsung dari tempatnya tanpa campur tangan pihak kedua. Buat produksi sendiri kita ada di Bantul dan kita itu produksinya harus fresh biar kualitasnya terjamin,” tambah Said.

Tapi bagi yang ingin mencari rasa kopi yang lebih kuat bisa juga pesan di Kopikoh. Pasalnya, terdapat dua pilihan yang ditawarkan yakni lembut dan kuat. Diproduksi dengan seksama mungkin, rasa Kopikoh ini bisa dinikmati bagi semua kalangan, pun untuk orang awam yang tidak begitu suka kopi. Sebab, rasa yang dihadirkan dari kopi susu ini bisa dibilang aman untuk lambung. Meski begitu, bagi yang mempunyai penyakit asam lambung akut jangan terlalu sering meminum kopi.

Kopi-susu-Kopikoh-Jogja.jpg

Sampai saat ini penjualan Kopikoh rata-rata hampir 500 liter atau 200-an botol dengan beberapa ukuran per bulannya. Di mana sudah dikirim di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Solo, Malang, hingga Surabaya. Ketahanan dari kopi susunya ini mampu hingga 3-4 hari bila disimpan di kulkas.

“Iya kita udah pernah kirim-kirim di beberapa kota kayak Solo, Malang, Surabaya, Jakarta belum sampai luar Jawa. Kopikoh itu bisa tahan 3-4 hari kalau disimpan di kulkas,” tutur Said.

Dari ukurannya sendiri, Kopikoh menghadirkan tiga ukuran yakni medium, large, dan xtra large. Harganya sendiri dibanderol mulai dari Rp20.000, Rp45.000, dan Rp80.000. Menariknya, kemasannya yang menggunakan botol kaca membuat bisa diisi ulang kembali. Nantinya, cukup mengembalikan botol lama dan akan ditukar dengan yang baru.

Kopi-Kopikoh.jpg

Buat kamu yang ada di Jogja, kamu bisa menikmati Kopikoh dengan memesan langsung melalui whatsapp 08112511119 dan instagram @_kopikoh. Buat kamu yang tinggal di luar kota seperti Jakarta, Bandung, Malang, dan Surabaya, juga dapat menikmati Kopikoh dan akan diantar langsung ke alamat kamu.

Baca Juga: Sunyi House of Coffee and Hope: Citarasa Kopi dan Toleransi

Baca Juga: KFC Bikin Produk Minuman Kopi Penangkal Nyamuk

Baca Juga: Kampanye #SatuDalamKopi, Bantu Industri Kopi Lokal


Share To


inggil

inggil

July 29, 2020, 1 p.m.


tags : Robusta Kopi Susu Kopikoh Jogja Kopi Susu Jogja Brand Kopi Lokal Kopikoh


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

History 14 August 2020 12:00 p.m.

Sejarah Lahirnya Hari Pramuka di Indonesia

Entertainment 14 August 2020 16:00 p.m.

Lebih Eksploratif, Alir Rilis Single Daun