Konsumsi Plant Stanol Ester, Bantu Jaga Kadar Kolesterol Selama Ramadan.jpg

Konsumsi Plant Stanol Ester, Bantu Jaga Kadar Kolesterol Selama Ramadan

oleh: rachli Life Style Thursday, 31 March 2022 9:00 a.m.


Mancode - Selain menerapkan gaya hidup sehat, untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh dapat mengonsumsi plant stanol ester dalam jumlah memadai. Untuk hasil efektif, disarankan mengonsumsi dua sampai tiga gram setiap hari.

Namun sayangnya, untuk mendapatkan dua hingga tiga gram plant stanol setiap hari tidak mudah. Sebagai gambaran, ketika mengonsumsi 161 gram kacang almon atau 120 gram kacang mete, hanya mendapatkan 100 miligram plant stanol.

Selain itu, beberapa jenis sayur dan buah bahkan mengandung lebih sedikit plant stanol. Hal ini tentu menjadi lebih sulit bagi orang-orang yang tidak gemar mengonsumsi buah dan sayur. Sebenarnya, stanol dan sterol adalah serat panganan yang terdapat dalam tumbuhan dan berfungsi menstabilkan membran.


Stanol dan sterol merupakan komponen bioaktif yang memiliki fungsi dan struktur menyerupai kolesterol, tetapi sedikit berbeda pada rangkaian biokimianya,” kata dokter spesialis gizi klinis RS Siloam Kebon Jeruk, dr Sheena R. Angelia, M.Gizi, SpGK, melalui keterangan resmi, Rabu (30/3/2022).

Lanjutnya, stanol tidak larut di dalam air, sehingga memerlukan proses esterifikasi dalam proses penyerapannya. Itulah mengapa disebut plant stanol ester. Dengan struktur mirip kolesterol, plant stanol ester dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh.

Ada beberapa cara kerja plat stanol ester. Pertama, di usus, plant stanol ester akan berkompetisi dengan kolesterol pada saat penyerapan kolesterol, sehingga ketika mengonsumsi plant stanol ester akan lebih sedikit kolesterol dari makanan yang diserap ke dalam sel usus.

Kedua, setelah penyerapan ke dalam sel usus, plant stanol ester juga membantu mengeluarkan kembali kolesterol ke rongga usus, sehingga dapat dibuang melalui fases. Sedangkan yang masuk ke dalam pembuluh limfe akan dikirim ke organ hati. Ketiga, plant stanol ester juga meningkatkan kinerja media pembawa yang membantu pengeluaran kolesterol dari hati kembali ke usus.

Hasil dari serangkaian proses tersebut membuat tubuh menyerap kolesterol dalam jumlah yang lebih sedikit. Proses inilah yang menyebabkan plant stanol ester dapat membantu mengelola kadar kolesterol, terutama mereka yang menderita hiperkolesterolemia.

Akan tetapi, bukan hanya orang dengan kondisi hiperkolesterolemia yang membutuhkan plant stanol ester. Orang yang memiliki kadar kolesterol normal juga perlu mengonsumsinya sebagai upaya pencegaha hiperkolesterolemia di kemudian hari.

“Cara terbaik menangani kemungkinan peningkatan kadar kolesterol adalah dengan medical check-up secara rutin. Sehingga bisa mendeteksi dan melakukan perubahan gaya hidup, khusunya pola makan dan aktivitas sehari-hari,” ucapnya.

Kehadiran plant stanol ester merupakan kabar baik, khususnya saat menyambut hadirnya bulan Ramadan, sehingga bisa tetap sehat berpuasa tanpa terhadang problem kolestelor yang mengganggu kesehatan akibat lengah mengatur asupan nutrisi saat sahur dan berbuka.

“Mari tetap jaga kesehatan di bulan Ramadan, jaga pola makan dan gaya hidup selama berpuasa, agar ibadah tidak terganggu,” tutupnya.

Baca Juga: Selama Ramadan, Jaga Kadar Kolesterol dengan Atur Asupan Nutrisi

Baca Juga: Ini Manfaat Tidur Telanjang untuk Kesehatan

Baca Juga: Sektor Pariwisata Harus Perkuat Protokol Kesehatan Di Era VUCA




Share To


rachli

rachli

March 31, 2022, 9 a.m.


tags : Ramadan Plant Stanol Ester Kolesterol


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA