Kata Anjay.jpg

Ketika Kata ‘Anjay’ Jadi Pro Kontra Publik

oleh: galih Life Style Tuesday, 1 September 2020 10:00 a.m.


Mancode – Baru-baru ini, kata ‘Anjay’ ramai diperbincangankan publik. Terutama di media sosial, bahkan hastag #Anjay sempat menjadi trending di Twitter. Kehebohan kata ‘Anjay’ tak lepas dari sosok Lutfi Agizal. Pacar dari Salshadilla Juwita anak Iis Dahlia ini membuat konten yang membahas istilah 'Anjay' yang dinilai tak pantas dianggap memiliki pengaruh bagi anak muda.

Dalam konten tersebut, Lutfi Agizal mendatangkan narasumber salah satu Pakar Bahasa Tommy Kurniawan dan dia menggugah potongan videonya di feed akun Instagram-nya.

"Wahai kaum ANJAY. Skakmat kau !!! Bagaikan setan yang kepanasan melihat sebuah edukasi dari bahaya kata ANJAY. INGET INI BARU PART 1 ya !!! Masih ada 5 narasumber lagi (Psikolog, Lawyer, Ustad) soon LSM dan yang lain sudah siap support edukasi ini. Masih mau ngomong ANJAY lagi? Think again! #StopAnjay #EdukasiLihatAjaDulu," tulis Lutfi Agizal dikutip Mancode dari akun resmi Instagram-nya..

Menurut Lutfi, kata ‘Anjay’ memiliki makna kasar, sehingga akhirnya dia mengadu ke Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa kata 'Anjay' bisa merusak moral bangsa.

Pengaduan Lutfi pun langsung ditanggapi oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dengan mengeluarkan edaran pada Sabtu (29/8/2020). Menurutnya, kata 'Anjay' terbukti memenuhi unsur dan definisi kekerasan. Lalu, ada orang yang mengucapkan kepada anak-anak, si pengucap bisa dianggap melakukan kekerasan verbal.

“Ini artinya melanggar UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Balasannya hukum pidana, karena salah satu bentuk kekerasan atau bullying. Lebih baik jangan menggunakan kata 'Anjay'. Ayo, kita hentikan sekarang juga," ujar Arist dalam keterangan tertulisnya.

Istilah 'Anjay' tidak menjadi masalah jika tidak menimbulkan kemarahan ketika diucapkan seseorang kepada yang lain. Atau jika disambut dengan gelak tawa. “Namun, jika itu dilakukan kepada seseorang yang tidak dikenal dan atau lebih dewasa, maka istilah 'anjay' atau 'anjing' bisa menjadi masalah dan tindak pidana kekerasan," demikian lanjut keterangan tersebut.

Sementara itu, I Dewa Putu, ahli linguistik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) memandang pelarangan kata 'Anjay' dikeluarkan karena melihat maksud sesungguhnya dari istilah 'Anjay' adalah anjing yang berarti makian.

Menurutnya, konotasi ini dalam budaya Indonesia mengacu kepada anjing, binatang yang prilakunya diasosiasikan tidak baik. Jika digunakan secara kiasan untuk berinteraksi untuk mengacu seseorang, maka itu akan menimbulkan konotasi negatif dan menimbulkan rasa yang kurang menyenangkan.

“Sebenarnya, orang harus melihat konteksnya, siapa yang berbicara dan kepada siapa dia berbicara. Dilihat dari konotasinya dan penggunaannya untuk apa, mungkin dalam halnya Anjay ada kecenderungan digunakan secara negatif,” kata Dewa seperti dilansir kompas.com.

Jadi Polemik Publik

Kasus kata 'Anjay' ini pun langsung menjadi perbincangan publik. Ada yang mendukung kata 'Anjay' diberhentikan atau dilarang, namun ada yang menganggap sebagai kata-kata biasa. Lantaran kata 'Anjay' telah menjadi kata-kata yang biasa diucapkan dalam pergaulan dan tak membuat orang tersinggung.

Seperti yang dikatakan Yoga Pratama, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di bilangan Jakarta Selatan ini mengatakan, “Sebenarnya bahasa Anjay sih udah sering saya dengar di tongkrongan atau lagu kumpul. Ini sih cuma kata iseng aja, nggak ada yang tersinggung kalau lagi ngobrol. Terlalu berlebihan sih klo kata Anjay sampai diadukan ke KPAI segala,” ucapnya.

Sementara Rizka Fajriah menilai, kata Anjay arahnya negatif, karena ‘plesetan’ dari kata binatang yang tak seharusnya diucapkan ketika berkomunikasi ataupun bercanda dengan rekan sejawat. “Arahnya negatif, kurang mendidik. Lebih baik memang nggak digunakan kata itu,” ujar Rizka yang bekerja di salah satu kantor swasta di kawasan Kuningan tersebut.

Baca Juga: Kisah Ibu Muda Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Baca Juga: Ada Toilet Umum Tembus Pandang di Jepang, Berani Coba?

Baca Juga: Mengenal Perilaku Sexomnia: Bercinta Saat Tidur


Share To


galih

galih

Sept. 1, 2020, 10 a.m.


tags : KPAI Larangan Kata Anjay Viral Kata Anjay Lutfi Agizal Anjay Life Style


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 25 September 2020 12:00 p.m.

Davina Raja Rilis “Berharap Tak Berpisah” Versi Galau

Entertainment 25 September 2020 9:00 a.m.

Mahen Luncurkan Single Terbaru “Datang Untuk Pergi”

Shopping 24 September 2020 15:00 p.m.

Bantu Brand Lokal, Folkaland Gelar Virtual Live Shopping

History 24 September 2020 10:00 a.m.

Sejarah di Balik Peringatan Hari Tani Nasional