Indonesia Kaya Sukses Hadirkan Serial Musikal Payung Fantasi Karya Ismail Marzuki.jpg

Indonesia Kaya Sukses Hadirkan Serial Musikal Payung Fantasi Karya Ismail Marzuki

oleh: rachli Mancave Monday, 31 October 2022 10:00 a.m.


Mancode - Indonesia Kaya bersama Garin Nugroho dan BOOW Live sukses menyuguhkan hiburan menarik yang bisa dengan mudah dinikmati di mana saja bertajuk Serial Musikal Payung Fantasi. Serial enam episode ini ditayangkan di kanal YouTube Indonesia Kaya pada 26 dan 27 Oktober 2022 lalu.

Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian menjelaskan, serial ini ditayangkan berangkat dari kesuksesan pada 2021 melalui Serial Musikal Nurbaya yang telah disaksikan lebih dari 20 juta views di kanal YouTube IndonesiaKaya dan juga antusiasme dari masyarakat serta pecinta seni.

“Banyak yang meminta kami untuk kembali menghadirkan dan memproduksi serial musikal lainnya, akhirnya di tahun ini kami terdorong untuk memberikan persembahan baru,” katanya.


Serial Musikal Payung Fantasi ini sendiri terinspirasi dari karya musik dan kisah hidup dari maestro musik sekaligus pahlawan nasional Ismail Marzuki. Lagu Payung Fantasi yang mengalun di radio mengantarkan kisah tentang kehidupan sang komponis hingga akhir hayatnya.

Bakat musik yang luar biasa serta kepiawaian merangkai kata di dalam lagu lagunya menjadi cara Ismail Marzuki dalam menggemakan semangat perjuangan untuk kemerdekaan. Nuansa vintage yang diadaptasi dari tahun 1920-1950an sangat kental terasa.

Selain tampilan visual yang memanjakan mata, telinga para pecinta musik dan seni tanah air juga dihibur dengan berbagai karya Ismail Marzuki yang akan ditampilkan dalam enam episode Serial Musikal Payung Fantasi ini.

Lebih dari 25 karya maestro tanah air ini akan dibawakan dengan apik oleh para pemain, seperti Jauh di Mata, Payung Fantasi, Juwita Malam, Dari Mana Datangnya Asmara, Gagah Perwira, Indonesia Pusaka, Selamat Datang Pahlawan Muda, Sepasang Mata Bola, Sabda Alam, Melati Tapal Batas, Sapu Tangan dari Bandung Selatan, Aryati, Halo-halo Bandung, Gugur Bunga, dan Rayuan Pulau Kelapa.

Tak ketinggalan lagu O, Sarinah yang merupakan salah satu lagu pertama ciptaan Ismail Marzuki yang ditulis dalam bahasa Belanda yang menjadi simbol kehidupan masyarakat Indonesia yang tertindas di era penjajahan sekaligus menjadi sebuah penghargaan pada kehidupan warga yang sederhana.

Serial Musikal Payung Fantasi ini merupakan proyek kolaborasi dengan banyak pihak antara lain beberapa produser seperti Billy Gamaliel, Bayu Pontiagust dan Fia Cinte, proyek ini menggabungkan teknik panggung dan teknik film dengan arahan Pasha Prakasa yang berperan sebagai sutradara teater.

Lalu, Naya Anindita sebagai sutradara film dan Chriskevin Adefrid bersama Teguh Yasa Abratama sebagai penulis naskah. Ivan Tangkulung sebagai penata musik, Nesia Ardi sebagai penata vokal, dan Nyak Ina Raseuki (Ubiet) sebagai konsultan vokal dan musik.

Selain musik, serial musikal ini juga semakin semarak koreografi indah karya Ufa Sofura. Proses yang berawal dari panggung, kemudian melalui virtual hingga akhirnya diproduksi layaknya sebuah film menjadi hal yang baru bagi hampir semua yang terlibat.

Baca Juga: Indonesia Kaya Cari Seniman Muda Berbakat Lewat Audisi Online

Baca Juga: Indonesia Kaya Jaring 29 Peserta Program Baru “Mentjari Bang Maing dan Djoewita”

Baca Juga: Titimangsa dan Indonesia Kaya Sukses Pentaskan Teater Sundamala




Share To


rachli

rachli

Oct. 31, 2022, 10 a.m.


tags : Serial Musikal Payung Fantasi Indonesia Kaya Ismail Marzuki


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA