Monas.jpg

HUT ke-494, Ini Asal-usul Nama Jakarta

oleh: galih Life Style Tuesday, 22 June 2021 7:00 a.m.


Mancode – Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta diperingati setiap 22 Juni. Tahun ini, Jakarta merayakan HUT-nya yang ke-494. Bisa dikatakan, Ibu Kota Indonesia ini berdiri sudah hampir lima abad lamanya dan banyak menyimpan sejarah di dalamnya.

Melansir sudinpusarjakpus.jakarta.go.id, penetapan hari jadi Jakarta sendiri berdasarkan pada petetapan yang dikeluarkan oleh Sudiro, Wali Kota Jakarta periode 1953-1960. Saat itu, untuk memperingati 250 tahun usia Batavia yang menjadi nama Jakarta pada masa penjajahan Belanda, lalu dibangunlah monumen J.P. Coen.

Kemudian, Sudiro menyadari bahwa ulang tahun Jakarta perlu diperingati dengan cara yang berbeda dari Batavia. Dia bernisiatif memanggil sejumlah ahli sejarah serta wartawan senior untuk meneliti kapan tepatnya Jakarta didirikan oleh Fatahillah.


Mengenai hari, tanggal, dan bulan lahirnya Kota Jakarta masih dipertanyakan. Namun, berdasarkan naskah berjudul ‘Dari Jayakarta ke Jakarta’ diketahui bahwa 22 Juni 1527 adalah hari yang paling dekat dengan dibangunnya Jayakarta oleh Fatahillah.

Lalu, Sudiro menyerahkan naskah tersebut kepada Dewan Perwakilan Kota Sementara untuk dibahas. Akhirnya, hasil sidang menetapkan 22 Juni 1527 sebagai berdirinya Kota Jakarta. Sejak saat itu, setiap 22 Juni diadakan sidang istimewa DPRD Kota Jakarta sebagai tradisi memperingati HUT Jakarta.

Sejarah Nama Jakarta

Batavia adalah nama Jakarta pada masa pendudukan Belanda. Faktanya, sebelum Batavia, Jakarta tercatat telah mengalami perubahan nama berulang kali. Bahkan, pergantian nama itu masih berlanjut hingga masa kekuasaan Jepang.

Sunda Kelapa

Sunda Kelapa adalah nama pertama yang disematkan kepada Jakarta. Melansir indonesia.go.id, nama ini eksis sejak abad ke-5, pada saat wilayah ini dikuasai oleh Kerajaan Tarumanegara. Sunda Kelapa diambil dari nama pelabuhan Kerajaan Sunda yang lebih dikenal sebagai Kerajaan Pajajaran.

Jayakarta

Pasukan Demak-Cirebon yang dipimpin oleh Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527. Fatahillah kemudian mendirikan Kota Jayakarta di wilayah tersebut. Tanggal 22 Juni ini lah yang kemudian menjadi rujukan ditetapkan sebagai tanggal berdirinya Kota Jakarta.

Batavia

Kemudian, nama Jayakarta berganti saat wilayah tersebut berada di bawah kekuasaan VOC. Pada 4 Maret 1621, nama Jayakarta diubah menjadi Batavia. Nama ini diambil dari Batavieren, nenek moyang bangsa Belanda.

Di bawah kepemimpinan Jan Pieterszoon Coen, VOC membangun kembali Jayakarta dengan gaya perencanaan kota, banteng, dan kanal khas Belanda.

Jakarta

Nama Batavia kemudian diubah menjadi Jakarta, akronim dari Jayakarta. Perubahan nama ini tak lepas dari ditaklukkannya Hindia Belanda oleh militer Jepang. Pergantian nama tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Perang Asia Timur Raya, yakni pada 8 Desember 1942.

Setelah Jepang kalah dan Indonesia merdeka, Jakarta menjadi nama yang lazim dipakai oleh mayoritas penduduk Indonesia. Akhirnya, sejak 30 Desember 1949 nama Batavia sudah tidak ada lagi dan diganti dengan Jakarta.

Baca Juga: Sejarah Penyerahan Mahkota Binokasih Sumedang Larang

Baca Juga: DKI Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia

Baca Juga: Rekomendasi 5 Tempat Wisata Alam di Jakarta




Share To


galih

galih

June 22, 2021, 7 a.m.


tags : HUT DKI Jakarta HUT DKI Jakarta ke-494 Ibu Kota Indonesia Asal Usul Nama Jakarta Sejarah Kota Jakarta Life Style


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE

Technology 15 September 2021 9:00 a.m.

Bidik Pasar B2C, Prosa.ai Luncurkan Produk Text-to-Speech

Entertainment 4 September 2021 8:00 a.m.

Thufail Al Ghifari Bangkit Menggebrak dengan "Armorfatih"

Entertainment 23 August 2021 13:00 p.m.

Krisis Investor Chievo Verona Dibubarkan