Templet_Mancode_ (3).jpg

Google Luncurkan Dana Rp42 Miliar untuk Melawan Misinformasi Vaksin Covid

oleh: fachrul Technology Wednesday, 13 January 2021 7:00 a.m.


Mancode - Di tengah upaya berkelanjutan oleh Google untuk melawan banjir informasi yang salah dan teori konspirasi tentang pandemi virus corona, raksasa teknologi itu mengatakan akan mengalokasikan hingga $3 juta (Rp42,3 miliar) untuk mendukung inisiatif pengecekan fakta dalam melawan misinformasi vaksin. Hal tersebut dikatakannya telah muncul sebagai fenomena yang sangat meresahkan seiring upaya imunisasi global sedang berlangsung.

"Peluncuran vaksin Covid-19 di seluruh dunia memperburuk masalah informasi yang salah tentang imunisasi," ungkap Google.

Google juga menjelaskan bahwa dana tersebut akan mendukung upaya pembongkaran tambahan untuk melengkapi upaya yang ada dalam mengatasi misinformasi virus corona. Pendaftaran akan dinilai oleh tim yang terdiri dari 14 "Googler" dari seluruh dunia dan terbuka untuk organisasi berita dari semua ukuran "yang memiliki rekam jejak yang terbukti dalam kegiatan pengecekan fakta dan pembongkaran atau mereka yang bermitra dengan organisasi semacam itu.


Sebagai mesin pencari online yang dominan, Google adalah pintu gerbang utama menuju informasi tentang pandemi, vaksin, dan pengobatan virus corona. Google dan YouTube, yang keduanya dimiliki oleh perusahaan induk Alphabet, telah berjuang untuk mengendalikan misinformasi yang merajalela yang berkembang biak di platform mereka.

Misinformasi tersebut sebagian besar terjadi bersamaan dengan kebohongan terkait pemilu AS dan teori konspirasi seperti QAnon, yang mendalilkan bahwa Donald Trump adalah mengobarkan perang rahasia melawan kelompok pedofil global dari Demokrat yang menyembah Setan, selebriti dan miliarder.

Meskipun Google dan YouTube telah berupaya untuk mengatasi disinformasi ini melalui pemeriksaan fakta, moderasi konten, dan perubahan kebijakan, grup yang menjajakan kepalsuan dan misinformasi terkait pandemi masih berhasil berkembang dan bahkan mencapai "kelangsungan dan kesuksesan finansial" menggunakan Google dan jaringan periklanannya yang luas, menurut penelitian dari Oxford Internet Institute.

Pada Desember 2020, Google News Initiative menjanjikan $1,5 juta (Rp21 miliar) untuk mendanai pusat media vaksin COVID-19 untuk mendukung penelitian pengecekan fakta.

Baca Juga: Google Diam-diam Bocorkan Data Medis Jutaan Pasien

Baca Juga: Gunakan Fitur Google Maps Ini untuk Hindari Ganjil-Genap

Baca Juga: Peringati Hari Batik Nasional, Google Buat Logo Motif Batik

Baca Juga: Ketik Gubernur Terbodoh di Google Muncul Anies Baswedan




Share To


fachrul

fachrul

Jan. 13, 2021, 7 a.m.


tags : Covid-19 Corona Covid 19 Google Vaksin Google News Initiative


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE

Mancave 5 October 2021 8:00 a.m.

HAJAKA, Komunitas Pecinta Handphone Jadul

Entertainment 23 September 2021 7:00 a.m.

Selamat! Film Yuni Menang di Festival Film Toronto 2021