Flip Gelar Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan Pada Mahasiswa IPB.jpg

Flip Gelar Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan Pada Mahasiswa IPB

oleh: rachli Life Style Thursday, 29 December 2022 9:00 a.m.


Mancode - Flip, penyedia jasa pembayaran berbasis teknologi, mendukung literasi keuangan yang digaungkan ke berbagai lapisan masyarakat, salah satunya dengan mengadakan program sosialisasi dan edukasi perencanaan keuangan berjudul “Financial Hacks: Mengatur Keuangan Mahasiswa Penerima Beasiswa”.

Program tersebut dapat terselenggara hasil kolaborasi dengan sejumlah pihak, antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Kantor Perwakilan DKI Jakarta, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), dan IPB University.

Co-Founder dan CEO Flip, Rafi Putra Arriyan mengatakan, para mahasiswa penerima beasiswa memperoleh informasi tentang literasi keuangan berupa pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang akan memengaruhi sikap dan perilaku mahasiswa dalam mengelola keuangan dengan lebih baik.


“Mereka juga memperoleh informasi tentang inklusi keuangan berupa akses terhadap layanan keuangan formal yang berkualitas, aman dan terjangkau sesuai kebutuhan dan kemampuan mahasiswa,” ucap pria yang juga menjabat Kepala Departemen Edukasi dan Literasi Keuangan AFTECH, Selasa (27/12/2022).

Upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sambungnya, perlu menjadi komitmen bersama antara regulator, industri, asosiasi, dan institusi terkait sehingga pemahaman dan praktik tentang pengelolaan serta solusi keuangan di tengah masyarakat semakin optimal.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Bulan Fintech Nasional yang masing-masing dicanangkan oleh OJK dan AFTECH untuk kemajuan ekonomi di masyarakat dengan menyasar kelompok mahasiswa penerima beasiswa.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan pengetahuan mengenai manajemen keuangan pribadi, beasiswa, dan kuliah. Sebagai penerima beasiswa, pengelolaan keuangan untuk kebutuhan pribadi dan kuliah menjadi suatu hal yang penting untuk dicermati.

Deputi Direktur Literasi dan Informasi OJK, Yulianta menyampaikan, peningkatan inklusi keuangan merupakan salah satu arahan presiden untuk OJK. Perencanaan keuangan merupakan keterampilan hidup utama (essential life skill) yang perlu dimiliki oleh setiap orang, khususnya mahasiswa.

“Mahasiswa perlu melakukan perencanaan keuangan seperti mengelola arus kas harian, merencanakan dana darurat dan lain sebagainya. Selain itu, Mahasiswa juga perlu memahami penggunaan financial technology agar dapat terhindar dari pinjaman atau investasi ilegal dan penipuan,” ujar Yulianta.

Selain OJK, BI juga turut berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Indonesia bersama Flip. Kali ini, BI memperkenalkan lebih jauh terkait penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mahasiswa.

“Penggunaan QRIS menjadi salah satu inisiasi Bank Indonesia yang dapat membantu masyarakat melakukan pembayaran di seluruh tempat logo QRIS. Inovasi QRIS ini tentunya akan senantiasa membantu mahasiswa dalam melakukan transaksi sehari-hari,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Flip mengajak ribuan peserta literasi dan inklusi keuangan untuk menerapkan pola hidup berhemat melalui perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik dan benar, khususnya di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Mahasiswa penerima beasiswa juga memperoleh informasi terkait berbagai solusi keuangan berbasis digital untuk memproses berbagai transaksi keuangan dengan aman, mudah, dan harga yang terjangkau atau bahkan tanpa biaya administrasi.

Baca Juga: Lewat Gelaran BUMN Startup Day 2022, Flip Dukung Pertumbuhan Startup Indonesia

Baca Juga: Startup Fintech Pocket Tawarkan Solusi Lanskap Keuangan

Baca Juga: Dukung Inklusi Keuangan, WOM Finance Edukasi Masyarakat Rajeg




Share To


rachli

rachli

Dec. 29, 2022, 9 a.m.


tags : Flip Keuangan IPB Edukasi Mahasiswa


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA