FB.jpg

Facebook Bantah Menyadap Percakapan Penggunanya

oleh: fachrul Technology Tuesday, 29 October 2019 11:00 a.m.


Seorang wanita yang bernama Adelaide Bracey mengklaim memiliki bukti bahwa Facebook memata-matai obrolannya melalui ponselnya. Adelaide Bracey yang berprofesi sebagai penghibur anak-anak dari Sydney itu, mengatakan bahwa raksasa media sosial itu menargetkan iklan di aplikasinya dengan mendengarkan percakapan yang dia lakukan dengan teman-teman dekatnya.

Setelah mengobrol tentang sauna beberapa minggu yang lalu, Adelaide melihat iklan sauna telah membanjiri halaman Facebook-nya. Adelaide mengangkat keprihatinannya atas sejumlah iklan 'menyeramkan' serupa di media sosial.

"Saya tidak membrowsing hal yang berhubungan dengan sauna dan kemudian muncul iklan sauna di halaman Facebook saya. Ini benar-benar menakutkan," ungkap Adelaide kepada The Australian.

Adelaide memiliki perusahaan hiburan untuk anak-anak bernama Periwinkle Parties. Orang-orang masih memperdebatkan hal tersebut selama bertahun-tahun, apakah Facebook bisa mendengarkan percakapan para penggunanya.

Tetapi tidak pernah ada bukti yang kuat di luar desas-desus, bahwa raksasa media sosial itu merekam semua obrolan penggunanya.

Menurut Adam Brown, manajer solusi keamanan di perangkat lunak dan pembuat microchip Synopsys, iklan Facebook Adelaide mungkin saja disebabkan oleh sejumlah hal, "Sangat mungkin bahwa iklan sauna bertarget wanita itu adalah hasil dari sumber informasi lain dan kecerdasan buatan (AI)"

"Perusahaan data AI sangat kuat dan dapat membuat korelasi yang mungkin pada awalnya diabaikan. Misalnya, teman wanita ini mencari sauna dan sebagai hasilnya AI tahu bahwa teman-temannya mencari subjek sauna sehingga menawarkan konteks yang sama setelahnya," jelas Adam Brown pada The Sun Online.

Facebook sendiri berulang kali membantah menggunakan rekaman mikrofon untuk menargetkan iklan.

"Facebook tidak menggunakan mikrofon ponsel Anda untuk menginformasikan iklan atau mengubah apa yang Anda lihat di News Feed," jelas juru bicara Facebook.

"Beberapa artikel baru-baru ini menyarankan bahwa kita harus mendengarkan percakapan orang-orang untuk menunjukkan kepada mereka iklan yang relevan. Ini tidak benar. Kami menampilkan iklan berdasarkan minat orang dan informasi profil lainnya, bukan apa yang Anda bicarakan dengan keras. Kami hanya mengakses mikrofon Anda jika Anda telah memberikan izin aplikasi kami dan jika Anda secara aktif menggunakan fitur spesifik yang membutuhkan audio," tambah juru bicara Facebook.

Facebook menyatakan pihaknya sempat membayar kontraktor atau pihak ketiga untuk mendengarkan dan menyalin klip audio dalam percakapan Messenger beberapa waktu lalu. Namun, perusahaan itu akhirnya menghentikannya.

Sejak tahun 2015, Facebook Messenger telah menawarkan fitur untuk menyalin klip suara menjadi teks. Fitur ini tetap 'menguping' pembicaraan kendati pengguna menonaktifkannya. Selain Facebook, raksasa teknologi AS seperti Google, Apple, Microsoft, dan Amazon dikabarkan juga membayar pihak ketiga untuk mendengarkan percakapan pengguna melali perangkat speaker dan layanan asisten berbasis suara mereka secara eksplisit.

Baca Juga: Facebook Kembangkan Asisten Suara Digital


Share To


fachrul

fachrul

Oct. 29, 2019, 11:14 a.m.


tags : Google Adelaide Bracey Periwinkle Parties Instagram Facebook


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.


ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 6 December 2019 17:00 p.m.

Opera Gandari Padukan Ragam Unsur Seni

Entertainment 6 December 2019 16:00 p.m.

Pegolf Thailand Bidik Kemenangan BNI Indonesia Masters 2019

Entertainment 5 December 2019 17:00 p.m.

Opera Gandari Suguhkan Pertunjukan Opera Baru

Entertainment 6 December 2019 7:00 a.m.

L’Alphalpha Bangkit dari Tidur Panjangnya