Ericsson 5G Jadi Teknologi Terkemuka di Asia Tenggara pada 2028.jpg

Ericsson: 5G Jadi Teknologi Terkemuka di Asia Tenggara pada 2028

oleh: rachli Technology Friday, 9 December 2022 9:00 a.m.


Mancode - Ericsson Mobility Report edisi November 2022, melalui laporannya memperkirakan koneksi Akses Nirkabel Tetap atau Fixed Wireless Access (FWA) di seluruh dunia akan tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Hal itu berdasarkan dari langganan 5G di seluruh dunia masih sesuai prediksi untuk mencapai satu miliar pada akhir 2022 dan lima miliar pada akhir 2028. Hal ini juga terlepas dari tantangan ekonomi yang ada saat ini maupun yang akan datang di berbagai belahan dunia.

FWA sendiri merupakan alternatif nirkabel untuk konektivitas broadband kabel yang digunakan di rumah dan untuk berbagai bisnis, adalah salah satu 5G use cases awal yang utama, khususnya di wilayah dengan market broadband yang belum atau kurang memiliki akses yang memadai.


Executive Vice President and Head of Networks, Ericsson, Fredrik Jejdling mengatakan, penyedia layanan komunikasi terus menerapkan 5G dan momentum untuk FWA semakin cepat. Selain itu, data traffic jaringan seluler global meningkat hampir dua kali lipat setiap dua tahun.

“Penyedia layanan kini mengambil tindakan untuk menyebarkan perangkat keras dan perangkat lunak dari radio hemat energi generasi terbaru, meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan, serta mengoperasikan infrastruktur lokasi secara cerdas untuk mengurangi dampak lingkungan,” katanya, Rabu (7/12/2022).

Jumlah langganan 4G di seluruh dunia juga terus meningkat, bertambah sekitar 41 juta selama Juli hingga September 2022. Jumlah langganan 4G di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar 5,2 miliar, sekitar akhir 2022 ini.

Secara keseluruhan, langganan seluler diperkirakan mencapai 8,4 miliar pada akhir 2022, dan 9,2 miliar pada akhir 2028. Sebagian besar langganan menggunakan smartphone. Pada akhir 2022, diperkirakan ada 6,6 miliar pengguna smartphone, menyumbang sekitar 79 persen dari keseluruhan pengguna ponsel.

Percepatan rencana penerapan FWA

Didorong percepatan rencana penerapan FWA di India, serta pertumbuhan yang diharapkan terjadi pada market di negera berkembang, FWA diperkirakan akan tumbuh sebesar 19 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari 2022 hingga 2028, dan mencapai 300 juta koneksi pada akhir 2028.

Lebih dari tiga perempat Penyedia Layanan Komunikasi (CSP) yang disurvei di lebih dari 100 negara, saat ini menawarkan layanan FWA. Kini, terdapat hampir sepertiga CSP yang menawarkan FWA melalui 5G. Padahal, tahun lalu hanya sebanyak seperlima.

Sementara itu, hampir 40 persen dari 5G FWA baru yang diluncurkan dalam 12 bulan terakhir, telah hadir di pasar negara berkembang. Untuk 5G sendiri, terdapat penambahan sekitar 110 juta langganan di seluruh dunia selama Juli hingga September 2022, sehingga totalnya menjadi sekitar 870 juta.

Seperti yang diperkirakan dalam laporan-laporan sebelumnya, 5G masih diperkirakan mencapai satu miliar langganan pada akhir 2022 ini, dua tahun lebih cepat daripada 4G, setelah peluncurannya.

Statistik tersebut menegaskan bahwa 5G merupakan generasi konektivitas seluler penskalaan (scaling) tercepat. Faktor utama penyebabnya adalah para vendor menyediakan perangkat secara tepat waktu, dengan harga yang turun lebih cepat daripada 4G, dan penerapan 5G awal yang besar di China.

Sementara itu, Amerika Utara dan Asia Timur Laut terus mengalami pertumbuhan 5G yang kuat, dengan penetrasi langganan 5G di wilayah tersebut yang diperkirakan akan mencapai sekitar 35 persen pada akhir 2022.

Secara global, hampir 230 CSP telah meluncurkan layanan 5G hingga saat ini, bersamaan dengan lebih dari 700 model smartphone 5G diumumkan atau diluncurkan secara komersial.

Pada akhir 2028, diperkirakan terdapat lima miliar langganan 5G di seluruh dunia, menyumbang 55 persen dari semua langganan. Dalam jangka waktu yang sama, jangkauan populasi 5G diproyeksikan mencapai 85 persen, sementara jaringan 5G diperkirakan membawa sekitar 70 persen data traffic seluler dari seluruh pertumbuhan traffic pada jangka waktu yang sama.

Baca Juga: Telkomsel, Ericsson dan Qualcomm Dorong Peningkatan Digital Indonesia

Baca Juga: Menilik 6 Tren Utama Laporan Ericsson di 5G: The Next Wave

Baca Juga: Studi Ericsson: 5G Buka Jalan Menuju Teknologi Metaverse




Share To


rachli

rachli

Dec. 9, 2022, 9 a.m.


tags : 5G Ericsson Teknologi Fixed Wireless Access Asia Tenggara Ericsson Mobility Report


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA