East Ventures Dukung Founder Startup Pimpinan Wanita.jpg

East Ventures Dukung Founder Startup Pimpinan Wanita

oleh: rachli Technology Wednesday, 24 August 2022 10:00 a.m.


Mancode - Melalui acara terbaru yaitu Women with Impact, East Ventures memfasilitasi diskusi dan sesi networking untuk mendukung para startup yang dipimpin oleh wanita di ekosistem teknologi dalam menavigasi tantangan yang dihadapi dan peluang di industri teknologi.

Para pembicara yang hadir, seperti investor, founder startup, dan penyedia solusi teknologi, memberikan perspektif yang berbeda berdasarkan latar belakang dan pengalaman masing-masing, terutama dalam memberikan gambaran dari situasi yang umum dihadapi dan practical takeaways pada industri teknologi.

Co-Founder & COO Xendit, Tessa Wijaya, turut berbagi pengalaman dan perspektifnya tentang perjuangan dan pembelajaran membangun startup dari awal. Sebagai seorang founder perempuan, disadari bahwa sangat sulit membangun network untuk mengembangkan bisnisnya pada saat itu.


Memiliki network penting dalam membantu para founder untuk memahami hal sederhana seperti membuat deck, pitching, penggalangan dana, atau memperluas bisnis. Founder perempuan terkadang merasa tertinggal karena tidak ada platform yang memfasilitasi untuk berbagi dan belajar satu sama lain.

“Kekuatan network sangat penting. Tanpa dukungan sesama wanita, saya tidak dapat saling berkolaborasi dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan bisnis,” kata Tessa, melansir keterangan resmi yang diterima, Senin (22/8/2022).

Tessa juga menyebutkan bahwa mendapatkan bimbingan juga menjadi tantangan lain, karena hanya ada beberapa pemimpin wanita yang dapat dihubungi untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan penggalangan dana, pitch deck, dan valuasi perusahaan.

Sebuah studi pada 2020 yang dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG) menunjukkan bahwa industri teknologi Asia Tenggara cukup beragam, dengan 32 persen perempuan dari tenaga kerja sektor teknologi.

Namun, bukan rahasia bahwa hanya sebagian kecil startup di kawasan ini yang memiliki founder perempuan. Selain itu, perusahaan think tank fintech global, Findexable, mengungkapkan hanya satu persen founder perempuan di industri fintech yang menerima pendanaan secara global pada 2021.

Selain itu, lebih dari 50 persen lulusan Indonesia adalah perempuan, tetapi hanya 32 persen dari tenaga kerja adalah perempuan. Di tingkat manajemen senior dan CEO atau dewan, hanya 18 persen dan 15 persn adalah perempuan.

Hal senada juga disampaikan oleh Veronica Colondam, Pendiri dan CEO Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation. YCAB Ventures setuju bahwa network dan dukungan dari rekan penting untuk perkembangan para founder perempuan, dan membantu mereka mengembangkan bisnis.

“Perempuan dan dampak hanyalah istilah antara dua dunia, sektor dampak dan sektor keuangan. Artinya jika apa yang Anda lakukan berdampak, maka hal tersebut merupakan hal yang hebat, itulah tujuan Anda,” tuturnya.

Tapi ingat, lanjut Verinica, dampaknya bagi umat manusia yang paling kecil, bagi semua orang hingga ke garis terbawah. Di dasar piramida. Apa yang dapat seorang lakukan melalui bisnisnya untuk benar- benar meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga: Dipercaya Jabat Partner Perusahaan, Avina Sugiarto Tingkatkan Komitmen East Ventures

Baca Juga: Menilik Mitos Founder Startup Teknologi Tak Laku di Bursa Kerja

Baca Juga: Startup Teknologi Kesehatan Diri Care Raih Pendanaan Pimpinan East Ventures




Share To


rachli

rachli

Aug. 24, 2022, 10 a.m.


tags : Wanita Startup Founder East Ventures


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA