image default

Chernobyl, Salah Satu Destinasi Favorit Traveler Ekstrim

oleh: emil Travel Tuesday, 21 May 2019 13:00 p.m.


Nama Chernobyl di negara Ukraina, terkenal sebagai lokasi “kota hantu”. Ini karena insiden yang pernah terjadi puluhan tahun yang lalu, atau tepatnya saat para warga di kota tersebut dan Pripyat, dievakuasi pada 27 April 1986 usai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl mengalami ledakan dan menyebarkan radiasi ke wilayah di sekitarnya. Menariknya, walau pernah terjadi bencana mengerikan tersebut, Chernobyl ternyata banyak dikunjungi extreme traveller.

Berbeda dengan para pelancong mainstream, extreme traveller memilih untuk berlibur ke tempat yang jarang dikunjungi dan aneh, tapi memiliki daya tarik tersendiri. Kota Chernobyl serta Pripyat pun masuk ke dalam kategori tersebut. Bahkan saking populernya, mancoders bisa mengecek di Google dan menemukan sejumlah biro perjalanan di luar negeri yang melayani tur ke kota tersebut.

Sebagaimana dilansir dari telegraph.co.uk (11/2/2019), lebih dari 10.000 turis yang berasal dari berbagai negara mengunjungi Chernobyl setiap tahunnya. Jadi pemandangan para extreme traveller yang memotret pembangkit listrik yang hancur, gedung sekolah, serta apartemen yang termakan usia, dan jalanan kosong di sana bukanlah hal yang aneh.

Gambar: (Kode 123RF: 61694786)

Walau boleh dikunjungi oleh publik, tapi mancoders tidak bisa sembarangan masuk ke wilayah Chernobyl atau Pripyat, karena kedua wilayah ini sebenarnya dijaga oleh militer Ukraina. Namun uniknya, berbagai biro perjalanan di negara tersebut dapat membantu kalian mendapatkan izin untuk masuk ke sana.

Sebelum masuk ke Exclusion Zone, mancoders akan melalui pemeriksaan dan biasanya dipinjamkan alat Geiger Counter atau Pencacah Geiger untuk mengecek tingkat radiasi. Alat ini penting agar kalian tahu area mana saja yang aman untuk dikunjungi, karena hingga kini masih ada beberapa titik di Chernobyl dan Pripyat yang memiliki radiasi tinggi.

Gambar: (Kode 123RF: 56092604)

Hal yang menjadi daya tarik para extreme traveller ke lokasi ini adalah mereka bisa menyaksikan sendiri kondisi di Chernobyl yang sebelumnya hanya pernah didengar atau dibaca. Hingga kini, Chernobyl dan Pripyat memiliki kondisi layaknya ‘kapsul waktu’ di mana para pengunjung masih bisa menemukan barang-barang yang ditinggalkan penghuninya dulu, atau saat saat evakuasi masal yang terjadi pada puluhan tahun silam.

Selain itu, ada taman hiburan dengan bianglala yang legendaris di Pripyat. Dibilang legendaris karena seharusnya taman hiburan ini dijadwalkan dibuka untuk publik pada tanggal 29-30 April 1986. Tepatnya sekira empat hari setelah terjadinya bencana ledakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl. Para extreme traveller biasanya mengunjungi taman hiburan tersebut untuk mendokumentasikannya.


Share To


emil

emil

May 21, 2019, 1:31 p.m.


tags : chernobyl travel ke luar negeri Travel


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 25 September 2020 12:00 p.m.

Davina Raja Rilis “Berharap Tak Berpisah” Versi Galau

Entertainment 25 September 2020 9:00 a.m.

Mahen Luncurkan Single Terbaru “Datang Untuk Pergi”

Life Style 25 September 2020 7:00 a.m.

BMW M 1000 RR Bertenaga Gahar Debut Global