image default

Chairul Tanjung, Anak Singkong yang Sukses

oleh: inggil History Thursday, 30 May 2019 15:00 p.m.


Siapa yang tidak kenal dengan Chairul Tanjung? Sebagai salah satu pengusaha sukses asal Indonesia, tentu sudah banyak orang mengenalnya. Pria yang kerap disapa CT ini merupakan salah satu pebisnis tersukses di Indonesia. Bahkan, sosoknya sudah dikenal di dunia bisnis internasional. Banyak kisah menarik serta menginspirasi anak muda Indonesia untuk terus berjuang menggapai kesuksesan. Pasalnya, dalam menggapai kesuksesannya, Chairul Tanjung membutuhkan perjuangan yang keras. Bahkan perjuangan beliau juga ditulis dalam buku biografi berjudul ‘Chairul Si Anak Singkong’ yang terbit pada 2012 lalu.

Baca Juga: Morgan Freeman, Salah Satu Aktor Terkaya Amerika

Lalu, siapakah Chairul Tanjung itu dan kenapa pula dirinya disebut sebagai Si Anak Singkong? Simak ulasan Mancode berikut:

  1. Berasal Dari Keluarga Pas-pasan

Chairul Tanjung lahir di Jakarta, 16 Juni 1962. Beliau merupakan satu dari enam bersaudara pasangan A.G Tanjung dan Halimah. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, ayah dari Chairul Tanjung bekerja sebagai seorang wartawan surat kabar yang terbilang kecil pada masanya, ibunya sendiri merupakan seoarang ibu rumah tangga.

Tentu kondisi ekonomi Chairul Tanjung kala itu bisa dibilang bercukupan, terlebih kantor tempat ayahnya ditutup pada masa orde baru karena dianggap bertentangan dengan pemerintahan. Jatuhnya keadaan ekonomi keluarga, membuat orang tua Chairul Tanjung harus menjual rumahnya dan tinggal di kamar losmen yang sempit.

Dari sinilah, lahir sebutan anak singkong pada diri Chairul Tanjung, karena itulah sebutan bagi keluaga yang sangat miskin dan tinggal di lingkungan kumuh Jakarta. Sebutan si anak singkong semakin populer berkat buku yang disusun oleh seorang penulis dan jurnalis bernama Tjahja Gunawan Diredja. Dirinya menulis bigorafi tentang Chairul Tanjung yang berjudul “Chairul Tanjung Si Anak Singkong” yang diterbitkan oleh Kompas.

2. Menempuh Pendidikan Tinggi

Biarpun berasal dari keluarga dengan keadaan eknomi yang pas-pasan, tidak membuat Chairul Tanjung putus semangat untuk mengenyam pendidikan. Bos CT Corp ini dulunya menempuh pendidikan dengan baik. Pada masa kecilnya, Chairul mengenyam pendidikan SD dan SMP di Van Lith di wilayah Gunung Sahari. Lanjut, pada 1981 beliau melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Jakarta atau yang lebih dikenal dengan SMA Boedi Oetomo di Jakarta Pusat.

Berkat kegigihannya dalam belajar, Charul Tanjung tidak ingin membuang-buang waktu dan langsung meneruskan pendidikan ke jenjang Universitas. Beliau pada kala itu memilih jurusan Kedokteran Gigi di Univeersitas Indonesia dan lulus pada 1987. Pada masa kuliah itu, Chairul Tanjung juga mulai belajar dunia bisnis. Mulai dari berjualan buku, kaos, hingga fotokopi semua dilakukan Chairul Tanjung untuk memenhui kebutuhannya dalam belajar. Hingga pada akhirnya ia memperoleh predikat Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional untuk periode 1984-1985.

Chairul Tanjung pun berkesempatan untuk melanjutkan studinya pada 1993, dirinya lanjut di Executive Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajamen yang membuatnya mendapat gelar MBA.

3. Awal Terjun Ke Dunia Bisnis

Setelah lulus dari dunia perkuliahan, Chairul Tanjung kemudian menjajal dunia bisnis. Bersama tiga rekannya kala itu mendirikan sebuah perusahaan yang diberi nama PT Pariarti Shindutama pada 1987. Usaha tersebut bergerak di bidang ekspor sepatu anak-anak. Untuk memulai usaha ini pun, mereka bertiga meminjam uang dari sebuah bank sebesar Rp150.000.000.

Usaha tersebut terbilang sukses. Pasalnya perusahaan tersebut langsung mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Namun, karena perbedaan visi terhadap ekspansi usaha membuat Chairul Tanjung memutuskan untuk berpisah dengan ketiga rekannya dan mulai membangun usahanya sendiri.

4. Mendirikan CT Corp

Berkat kehebatannya dalam membangun jaringan dan melihat peluang, Chairul Tanjung lantas memulai bisnis kembali. Ia memfokuskan pada tiga bisnis inti yaitu keuangan, properti, dan multimedia. Saat menjalankan usahanya, ayah dari dua anak ini tidak pilih-pilih dalam menjalin relasi, dari pekerja kelas bawah hingga kalangan atas, Chairul Tanjung mengajaknya untuk bekerja sama.

Kelihainnya dalam berbisnis membuat Chairul Tanjung semakin mantap dan sukses. Ia kemudian mendirikan Para Group yang memiliki sebuah perusahaan ‘payung’ bernama Para Inti Holindo. Untuk memusatkan tiga sektor bisnis Chairul Tanjung, ia mendirikan Para Global Investindo (keungan), Para Inti Propertindo (properti), dan Para Inti Investindo (multimedia).

Dalam menjalankan bisnisnya sendiri, Chairul Tanjung melakukan strattegi akusisi terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai punya peluang lebih. Salah satu akusisi dari Chairutl yang paling terkenal adalah Bank Karman yang kemudian dikenal dengan Bank Mega. Selain itu, ia juga membeli sebagian besar saham dari Carefour Indonesia sebesar 40% melalui perusahaannya yang bernama Trans Corp. pembelian itu diresmikan pada bulan Maret 2010 di Prancis.

Pada 1 Desember 2011, Chairul Tanjung pun merubah nama Para Group menjadi CT Corp. CT Corp sendiri terdiri dari tiga perusahaan anak yaitu Mega Corp, CT Global Resources, dan Trans Corp.

5. Prinsip Binis Chairul Tanjung

Kesuksesan yang diraih Chairul Tanjung tentu menjadi inspirasi bagi seluruh anak muda Indonesia. Dirinya menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan dan memilih rekan yang baik sangatlah penting. Menurutnya, membangun relasi yang baik tidak hanya pada perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Pertemanan yang baik pun juga perlu. Dengan begitu dapat membantu proses berkembangnya bisnis yang dikerjakan.

Dalam hal investasi sendiri, Chairul Tanjung memiliki idealisme bahwa perusahaan lokalpun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan –perusahaan multinasional. Bagi Chairul Tanjung kemauan dan kerja keras merupakan syarat utama yang harus dimiliki para pebisnis untuk sukses. Walaupun, modal pun juga penting, tetapi jika tidak adanya kemauan yang kuat maka dalam berbisnis pun hanya akan sia-sia. Chairul Tanjung juga menyatakan, bahwa dalam membangun bisnis haruslah memiliki sebuah kesabaran dan tak pernah menyerah. Sebab, dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar.


Share To


inggil

inggil

May 30, 2019, 3 p.m.


tags : Bisnis Chairul Tanjung Tips Sukses Chairul Tanjung Chairul Tanjung Chairul Tanjung si Anak singkong Kisah Chairul Tanjung


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 25 September 2020 12:00 p.m.

Davina Raja Rilis “Berharap Tak Berpisah” Versi Galau

Entertainment 25 September 2020 9:00 a.m.

Mahen Luncurkan Single Terbaru “Datang Untuk Pergi”

Life Style 25 September 2020 7:00 a.m.

BMW M 1000 RR Bertenaga Gahar Debut Global