Cara Blibli.com Bantu Ekonomi UMKM di Tengah Pandemi.jpg

Cara Blibli.com Bantu Ekonomi UMKM di Tengah Pandemi

oleh: rachli Shopping Friday, 22 May 2020 7:00 a.m.


Mancode - Dalam rangka membantu meringankan beban ekonomi di tengah pandemi Covid-19, Blibli.com sebagai salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia, mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dengan tidak mengambil komisi dari setiap transaksi.

Dalam keterangan resmi yang diterima Mancode (18/5/2020), VP Galeri Indonesia BliBli, Andreas Ardian mengatakan, pihaknya akan selalu mencari dan memberikan yang terbaik bagi para merchant UMKM. Salah satunya adalah dengan memberi margin nol persen.

“Kami terus memberikan yang terbaik bagi merchant UMKM kami. Di tengah pendemi Covid-19, kami memberi margin nol persen. Semuanya kami kembalikan kepada mereka di tengah pandemi ini,” jelasnya.

Baca Juga: Full Refund, Bentuk Kepedulian Blibli.com Terhadap Virus Corona

Selain dari memberikan margin nol persen, Andreas juga menjelaskan, BliBli.com saat ini memiliki kanal khusus, yakni Galeri Indonesia. Kanal Galeri Indonesia ini sengaja disediakan untuk para seller UMKM yang telah dikurasi produk-produknya.

Melalui kanal Galeri Indonesia, pihaknya juga membutuhkan komitmen kuat dari UMKM agar mendapat kepercayaan masyarakat terhadap produk mereka. Dengan begitu, masyarakat akan bangga dengan produk buatan Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menjelaskan, Kemenparekraf memiliki prinsip yang bisa diterapkan bagi UMKM untuk segera beradaptasi di situasi saat ini, yaitu Accept, Adapt, Digital, dan Creative Collaboration (AADC).

Baca Juga: Tokopedia Dukung Kampanye #RamadanBanggaLokal

“Masyarakat juga didorong untuk saling bahu-membahu menjadi pahlawan bagi produk lokal dengan cara ikut berkontribusi dalam program #BeliKreatiflokal dan #BanggaBuatanIndonesia,” kata Nia.

Program tersebut juga menjadi cara untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner, fashion, dan kriya, agar mampu meningkatkan omzet penjualannya dengan optimasi promosi melalui platform e-commerce secara terintegrasi.

Nia juga mejelaskan, Kemenparekraf memberikan tempat bagi 500 pelaku ekonomi kreatif terpilih yang produknya bisa dipasarkan secara cuma-cuma. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga: Solusi Shopee Selama Karantina Virus Corona

Syarat tersebut seperti lokasi usaha harus berada di sekitar Jabodetabek, akun sosial media tidak boleh di mode private. Selain itu, pengikut (followers) dari akun akun pendaftar program tidak lebih dari 10.000, dan program ini diperuntukan khusus untuk pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner, fashion, dan kriya.

Saat ini, Nia menuturkan, setidaknya sudah ada 4.000 yang mendaftar dan 900 yang mengisi form. Nantinya, mereka akan dikurasi menjadi 500 UMKM, dan akan diberikan pendampingan oleh mentor-mentor profesional mulai dari pengemasan, produk, hingga promosi.

“Tidak hanya itu, kami juga menyediakan konsultasi gratis dari ahli hukum terkait HKI yang akan diberikan pada 100 pelaku ekonomi kreatif terpilih,” jelasnya.


Share To


rachli

rachli

May 22, 2020, 7 a.m.


tags : pandemi Covid-19 Kemenparekraf Pandemi Blibli.com e-commerce #BeliKreatiflokal UMKM #BanggaBuatanIndonesia


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like