Kantor GBG.jpg

Bersama CredoLab, GBG Perkuat Layanan Penilaian Kredit untuk Bank

oleh: galih Technology Thursday, 18 June 2020 7:00 a.m.


Mancode – Masih tingginya kasus penipuan akibat persetujuan pinjaman yang rendah, jadi permasalahan tersendiri bagi sebagian bank di luar maupun dalam negeri. Berangkat dari permasalahan tersebut, GBG, perusahaan teknologi global dalam manajemen fraud dan compliance, verifikasi identitas, dan intelijen data berbasis lokasi mengumumkan kemitraannya dengan CredoLab.

Kolaborasi tersebut bertujuan menciptakan inovasi untuk menilai kelayakan kredit dengan mudah yang memiliki daya jangkauan luas ke setiap orang di Indonesia, termasuk yang tidak memiliki rekening bank dan yang tidak memiliki riwayat kredit (unbanked population).

"Kami sangat gembira dengan kemitraan ini. Dengan menggabungkan metadata pada jejak digital konsumen dan teknologi perilaku ke dalam platform digital GBG Instinct, kami melihat peningkatan dalam perlindungan kredit dan risiko penipuan hingga 40 persen. Penggabungan antara Penilaian Kredit Ponsel dan Teknologi Manajemen Fraud Digital dalam satu layanan ini membantu bank-bank digital dan pemberi pinjaman, dalam menyasar populasi masih belum tersentuh layanan finansial (unbanked) secara penuh dan lebih baik,” kata June Lee, Managing Director GBG APAC baru-baru ini

Menurut June, kemitraan ini akan membantu bank konvensional dan bank digital untuk memanfaatkan jejak digital ponsel dalam memproses aplikasi perbankan dan kredit yang diajukan konsumen, terutama menyediakan akses keuangan bagi para konsumen di Indonesia yang selama ini belum tersentuh layanan bank dan kredit (unbanked) termasuk para pekerja paruh waktu.

GBG menawarkan solusi terhadap Fraud Digital dan Compliance secara lengkap bagi lembaga keuangan perbankan dan nonperbankan yang ingin bergabung dan bertransaksi dengan pelanggan mereka dengan cepat dan aman.

“Dengan GBG Instinct, Bank, Lembaga Pemberi Pinjaman dan Dompet Ponsel dapat memanfaatkan data yang ada di layanan cloud CredoLab di Jakarta. Proses ini hanya memerlukan waktu beberapa detik, untuk dapat menganalisa data perilaku ponsel pengguna dan menghitung skor risiko dari setiap individu yang akan didaftarkan,” tambahnya.

Diyakininya, hasil dari kemitraan ini akan meningkatkan kemampuan prediksi Kartu Skor Risiko hingga 39,9 persen, penurunan biaya risiko hingga 21,9 persen, dan peningkatan tingkat persetujuan kredit hingga 32 persen.

Sementara Peter Barcak, CEO dan Co-Founder CredoLab mengatakan, bank dan pemberi pinjaman selalu bergulat dengan pertanyaan “apakah nasabah mampu membayar?” dan “akankah nasabah mau membayar?”. Solusi GBG akan menunjukkan perilaku mencurigakan dari calon nasabah yang “tidak dapat atau tidak mampu membayar”.

“Selain itu, Skor Risiko perilaku CredoLab, akan memperkecil kemungkinan dan potensi calon nasabah nakal yang cenderung tidak memiliki minat untuk membayar cicilan kredit,” jelas Peter.

Di Indonesia, di mana hampir dua pertiga dari 264 juta penduduk Indonesia memiliki telepon seluler, kemitraan ini akan membuka gerbang untuk mengakses populasi yang sebagian besar belum memiliki rekening bank dan layanan kredit, juga para pekerja paruh waktu yang semakin bertambah di negara ini.

Sekedar informasi, saat ini GBG telah bekerja sama dengan empat bank Tier 1 (BUKU 4) di Indonesia dan memiliki implementasi aktif di lebih dari 30 negara, CredoLab telah memberikan Layanan Skor Risiko Kredit kepada 7 bisnis pinjaman di Indonesia dan 70 institusi keuangan lainnya di 21 negara.

Baca Juga: Collab, Aplikasi Kolaborasi Video Musik dari Facebook

Baca Juga: Cara Bijak Kelola Penggunaan Teknologi pada Anak

Baca Juga: TOSKA Jadi Inovasi Teknologi Penerimaan Pajak


Share To


galih

galih

June 18, 2020, 7 a.m.


tags : Technology Kredit Bank Penilaian Kredit Bank CredoLab GBG


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 23 September 2020 12:00 p.m.

Mengenal Wanita Indonesia Pertama Model Majalah Playboy

Entertainment 23 September 2020 11:00 a.m.

Kisah Belenggu Cinta Posesif Hanggini dalam ‘Ruang Bahagia’

Entertainment 23 September 2020 10:00 a.m.

BTS Bagikan Kisah di Balik Pembuatan Lagu ‘Dynamite’