Berawal-dari-Visi-di-Bidang-Teknologi,-Ini-Kisah-Steve-Jobs-(Part-II).jpg

Berawal dari Visi Teknologi, Ini Kisah Steve Jobs (III)

oleh: emil History Tuesday, 21 May 2019 15:00 p.m.


Selang beberapa tahun dari pengunduran dirinya dari perusahaan Apple, Steve Jobs pun memiliki dua fokus kesibukan. Pertama, adalah memasarkan komputer di bidang riset dan pendidikan tingkat tinggi melalui perusahaan barunya, yaitu NeXT Computer Co. Kedua, mengembangkan perusahaan Pixar Animation Studios yang dibeli Steve Jobs pada tahun 1986.

Awalnya, fokus Jobs masih terus berusaha memasarkan produk dari NeXT Computer co. dengan komputer yang memiliki kapabilitas mumpuni. Tapi sekali lagi, perihal harga pun kembali membayangi Jobs. Produk dari NeXT itu dibanderol dengan harga USD9.950 dan membuat Steve Jobs pun mengalihkan fokus perusahaan itu ke pengembangan perangkat lunak.

Steve Jobs kemudian mencoba peruntungannya dengan menghubungi pihak Disney untuk membuat film dengan perusahaan Pixar Animation Studios. Setuju dengan kesepakatan itu, Jobs pun mulai terlibat dalam pembuatan film animasi komputer yang bisa dikatakan legendaris hingga kini, Toy Story.

Selama empat tahun dibuat oleh Pixar Animation Studio, film tentang kehidupan mainan itu pun dirilis pada November 1995 dan terbukti sukses. Dari sinilah, Jobs mencoba untuk membuat saham Pixar go public pada tahun 1996. Inilah momen kesuksesan pertama yang akhirnya terasa sebagai angin segar baginya setelah sekian lama.

Jobs Kembali ke Apple

Steve-Jobs-Kembali-ke-Apple.jpg

Tidak lama setelah kesuksesan Pixar tersebut, Apple pun membeli perusahaan NeXT dan kembali menunjuk Steve Jobs masuk menjadi jajaran direktur perusahaan tersebut. Langkah itu dipandang sebagai usaha untuk menyelamatkan Apple yang dianggap gagal untuk menciptakan produk revolusioner di bawah kepemimpinan Gilbert Frank Amelio.

Pada Maret 1997, Apple mengalami kerugian hingga USD708 juta dan berujung dengan pengunduran diri Amelio. Para jajaran direktur Apple pun sepakat mengangkat Steve Jobs sebagai CEO sementara, dengan keputusan pertamanya adalah bekerjasama dengan Microsoft. Microsoft berinvestasi USD150 juta di Apple dengan kedua perusahaan sepakat bekerjasama di ranah penjualan serta teknologi.

Keputusan Steve Jobs berikutnya adalah untuk menerapkan teknologi prosesor mikro G3 PowerPC di semua komputer Apple. Langkah ini menjadi hal yang terbilang penting, mengingat prosesor tersebut memiliki kemampuan lebih cepat dalam hal processing data dibandingkan dengan PC Pentium.

“Saya sangat ingin melihat Apple sukses (kembali-red). Dan saya pikir itu akan terjadi. Sumber daya yang kita investasikan sama atau lebih besar dari yang sebelumnya. Jadi kami akan melakukan pekerjaan yang lebih baik,” ucap Steve Jobs di wawancara yang dilakukan pada Oktober 1997, sebagaimana dikutip dari cnbc.com (19/2/2019).

Pada tahun 1998, iMac pun dikenalkan kepada publik, dan inilah titik balik dari kesuksesan Apple. Pada akhir tahun 1998, penjualan produk Apple mencapai angka USD5,9 miliar karena Steve Jobs dipandang berhasil mengembalikan citra perusahaan tersebut.

Kesuksesannya pun tidak hanya sampai di sana saja. Ketika masuk era 2000-an, Steve Jobs kembali membawa Apple menjadi raksasa teknologi yang mumpuni. Sebut saja produk seperti iPod di tahun 2001, marketplace online iTunes di tahun 2003, iPhone di tahun 2007, serta iPad di tahun 2010 menjadi momen nama Apple mendunia, dan itu berkat tangan Steve Jobs. Ia pun mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 2011 akibat kanker pankreas. Namun walau sudah tiada, nama Steve Jobs hingga kini tetap harum. Ia dipandang sebagai tokoh berpengaruh dan inspiratif di bidang teknologi serta bisnis.

Baca Juga: Berawal dari Visi Teknologi, Ini Kisah Steve Jobs (I)


Share To


emil

emil

May 21, 2019, 3:06 p.m.


tags : Apple Steve Jobs


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.


ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Life Style 19 November 2019 17:00 p.m.

Cara Menenangkan Wanita yang Emosi

Entertainment 19 November 2019 17:00 p.m.

Hal Terserah Jadi Single Terbaru Primela Anjar

Entertainment 19 November 2019 16:00 p.m.

LANGIT Rilis Single Debut 'Tentukan Arah'

Entertainment 19 November 2019 15:00 p.m.

‘Mengalah’ Menjadi Single Perdana Tival