Reenactor-Indonesia.jpg

Belajar Sejarah bersama Komunitas Reenactor Indonesia

oleh: inggil Mancave Monday, 25 November 2019 16:00 p.m.


Mancode - Belajar mengenal sejarah Indonesia memang sangat seru. Dalam mengenal sejarah, kita bisa membacanya melalui buku, artikel, berdiskusi dengan para pakar sejarah, dan juga bergabung dengan komunitas pecinta sejarah. Salah satu komunitas yang berdiskusi mengenai sejarah ialah Reenactor Ngalam.

Komunitas ini sudah berdiri sejak 2007 dan terbentuknya komunitas Reenactor ini berawal dari hobi. Eko Wiriawan, selaku pegiat komunitas mengatakan bahwa tujuannya dibentuk komunitas ini, yakni berusaha membangkitkan atau merekonstruksi sejarah di Negeri ini. Kata Reenactor sendiri berasal dari bahasa Belanda yang artinya reka ulang sejarah.

Definisi Reenactor menurut Wikipedia sendiri ialah sebuah permainan belajar sejarah interaktif dengan cara memainkan kembali sebuah peristiwa yang pernah terjadi pada suatu periode. Pada saat berkumpul, para anggota komunitas mengenakan seragam atau perlengkapan, yang mana sesuai dengan kriteria reka ulang dari Historical Reenactment yang diperankan.

Komunitas-Reenactor.jpg

Komunitas Reenactor Indonesia memegang teguh prinsip “No Political Issue” artinya dalam setiap kegiatan Historical Reenactment baik berupa foto, video, ataupun drama teatrikal tidak melibatkan politik yang ada di dalam sejarah. Mereka hanya sekadar melakukan hobi peran untuk memperkuat pemahaman pembelajaran sejarah yang direka ulang.

Anggota dari komunitas ini kerap berdandan selayaknya orang-orang jaman dulu. Seringnya, mereka berpakaian militer lengkap dengan sepatu dan topinya. Seragam tersebut dilengkapi aksesori seperti pin, emblem, dan juga peluit. Aksesori tersebut disesuaikan dengan peran yang mereka ambil. Tak luput pula sandangan seperti, senjata, pistol, atau senapan juga mereka sematkan demi tampil sempurna.

Penampilannya yang lengkap tersebut, dirogoh melalui kocek sendiri untuk membeli dan mendesain pakaian maupun perlengkapan. Hobi yang kuat serta rasa khawatir akan sejarah lenyap ditelan zaman menjadi alasan para anggotanya untuk nekat memperjuangkan komunitas ini. Koleksi-koleksi seperti senapan mesin, serbu, mortir hingga peluncur roket mereka desain sendiri dari barang-barang bekas.

Komunitas-Reenactor-Indonesia.jpg

Sudah lebih dari sepuluh tahun sejak awal berdiri, komunitas ini sudah mendapatkan dua penghargaan. Pertama mereka berhasil menjuarai penampilan terbaik Reenactor Indonesia di Surabaya dan finalis lomba kampung tematik Kota Malang. Kala itu, Eko bersama anggota lainnya mendesain Kelurahan Sumbersari menjadi kampung sejarah. Kampung tersebut dibentuk sedemikian rupa sesuai dengan sejarah perebutan Kota Malang.

Saat ini, komunitas reenactor sudah semakin berkembang dan banyak yang bergabung. Para anggota komunitas ini beragam mulai dari Anak SD, tentara, hingga dosen. Tidak ada batasan usia bagi yang ingin bergabung dengan komunitas ini untuk belajar sejarah Indonesia bersama.

Perkumpulan-Reenactor-Indonesia.jpg

Selain melakukan kumpul kopi darat dan diskusi, para anggota komunitas ini juga melakukan kunjungan ke museum-museum. Bagi mereka, museum menjadi media pembelajaran sejarah untuk pelajar dan pemuda. Ke depannya, komunitas reenactor juga ingin bekerjasama dengan sekolah agar pelajaran sejarah lebih menarik. Sebab, menurutnya masih ada para siswa yang menganggap pelajaran sejarah sangatlah membosankan.

Baca Juga: Mengenal Komunitas Serbuk Kayu Surabaya

Baca Juga: Saber, Komunitas Pemburu Ranjau Paku di Ibu Kota

Baca Juga: Brengozer Hadir Sebagai Komunitas Pecinta Berewok


Share To


inggil

inggil

Nov. 25, 2019, 4 p.m.


tags : Komunitas Sejarah Indonesia Komunitas Indonesia Komunitas unik Indonesia Reenactor Indonesia


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.


ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 6 December 2019 17:00 p.m.

Opera Gandari Padukan Ragam Unsur Seni

Entertainment 6 December 2019 16:00 p.m.

Pegolf Thailand Bidik Kemenangan BNI Indonesia Masters 2019

Technology 6 December 2019 15:00 p.m.

Trend Micro Tema Utama Keamanan Siber Masa Depan

Entertainment 5 December 2019 17:00 p.m.

Opera Gandari Suguhkan Pertunjukan Opera Baru