Ban Mobil.jpg

Akibat Asal Ubah Tekanan Angin Ban Saat Musim Hujan

oleh: galih Life Style Tuesday, 3 November 2020 9:00 a.m.


Mancode – Memasuki musim penghujan, banyak hal yang harus diperhatikan sebelum berkendara. Ban, misalnya, komponen ini sejatinya mendapatkan perhatian lebih untuk menjaga keselamatan berkendara saat hujan.

Sayangnya, masih banyak orang yang salah kaprah memahami ban mobil yang digunakan saat berkendara di musim hujan. Alih-alih memastikan tekanan angin ban sudah sesuai anjuran, banyak orang justru menguranginya dengan harapan agar tapak ban bisa menempel permukaan jalan lebih banyak sehingga pengereman lebih baik.

Kenyataannya justru saat tekanan angin ban di bawah anjuran, terjadi struktur berbentuk W di mana bagian tengah tapak ban tidak menyentuh permukaan jalan.


Sebaliknya, saat ban diberi tekanan angin lebih tinggi dari anjuran, maka telapak ban membentuk struktur U di mana hanya bagian tengah ban yang menyentuh jalan. Keduanya tidak memberikan daya cengkeram ban maksimum yang dibutuhkan saat mobil melintasi genangan air.

Pada beberapa ban berteknologi, tim pengembangan dan riset sudah mendalami kasus pengereman ini hingga merujuk pada upaya memperlebar penampang telapak ban dan mengolah kompon yang digunakan dalam karet serta bentuk kembangan ban.

Satu di antaranya adalah Goodyear Eagle F1 Sport yang mampu menghasilkan pengereman secara efektif baik di jalan basah maupun kering.Telapaknya memiliki blok bahu luar dan dalam yang lebih lebar, sehingga penguasaan ban menjadi lebih sempurna saat berkelok.

Sementara desain cakar elangnya berkontribusi membagi tekanan beban secara merata pada area kontak jalan, menjaga ban tetap stabil mencengkeram saat pengereman dan manuver berbelok.

Kemudian, celah empat baris memanjang lebih lebar dari produk sejenis. Selain berfungsi menjadi tali air, juga membuat ban menjadi lebih lebar saat menapak. Dengan demikian tekanan lebih merata dan lebih kotak sehingga ban menjadi lebih efektif saat melakukan pengereman.

Sementara silica yang dicampur ke dalam kompon dan tambahan matrix polymer meningkatkan reaksi kimiawi dan percampuran di dalam kompon. Sehingga hal ini menghasilkan performa daya tempel karet yang lebih optimal, yang dibutuhkan saat melakukan pengereman ketika kendaraan bermanuver di jalan kondisi kering dan terlebih saat kendaraan harus melaju dipermukaan jalan yang basah.

Kesadaran akan keselamatan dan menempatkannya sebagai prioritas pertama setiap pilihan akan berujung pada kemampuan memilih ban yang paling komprehensif mendukung keselamatannya selama di perjalanan.

Baca Juga: Hankook Tire Jadi Ban Resmi Balap Mobil Listrik Formula E

Baca Juga: Melihat Ubahan dan Harga Mitsubishi Xpander Black Edition

Baca Juga: Kini Recall Inflator Airbag Mobil Honda Bisa dari Rumah




Share To


galih

galih

Nov. 3, 2020, 9 a.m.


tags : musim hujan Ban Mobil Berkendara Ban Goodyear Tips Otomotif Tekanan Angin Ban Otomotif Life Style


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE

Entertainment 8 October 2021 7:00 a.m.

Duet Astrid dan Dul Jaelani dalam “Selalu Dia”

Entertainment 25 September 2021 6:00 a.m.

Rubiru Siap Rilis Single Perdana ‘Sementara Di Antara’