5 Langkah Sederhana IKEA Cegah Food Waste.jpg

5 Langkah Sederhana IKEA Cegah Food Waste dan Food Loss

oleh: rachli Life Style Monday, 7 March 2022 9:00 a.m.


Mancode - Fenomena food waste dan food loss mendapat cukup banyak perhatian khalayak ramai karena menjadi salah satu penyumbang limbah bagi lingkungan yang berdampak buruk terhadap ekosistem, seperti pencemaran air, emisi karbon, hingga pemanasan global.

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), food waste mengacu pada penurunan kualitas atau kuantitas pada tingkat ritel, jasa penyedia makanan, dan konsumen. Sedangkan food loss merupakan makanan yang terbuang akibat penurunan kuantitas atau kualitas.

Setiap tahunnya, sepertiga dari seluruh produksi pangan di dunia terbuang, termasuk Indonesia, yang mengacu pada The Economist Intelligence (EIU) 2017 tercatat sebagai negara kedua penghasil sampah makanan terbesar di dunia, dengan rumah tangga menjadi penyumbang terbesarnya.


Kondisi tersebut tentu sangat disayangkan, mengingat masih banyak masyarakat Indonesia yang mengalami kelaparan. Berdasarkan data Global Hunger Index 2021, tingkat kelaparan Indonesia berada di peringkat ketiga di Asia Tenggara. Satu orang Indonesia menghasilkan sampah makanan sebanyak 300 kilogram per tahun.

Menyikapi kondisi tersebut, IKEA Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mengonsumsi makanan dan memilah sampah. Berikut sejumlah langkah dari IKEA untuk meminimalisir food waste dan food loss yang bisa dicoba dari rumah.

Merencanakan menu makanan dengan bijak

Rutin membuat meal plan atau perencanaan makanan menjadi langkah awal yang sederhana. Misal, rencanakan menu makanan yang mau di makan atau masak selama satu minggu ke depan. Perhatikan juga kandungan gizi dalam meal plan, konsumsi bahan makanan utuh, seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, protein berkualitas tinggi, dan lemak sehat sembari membatasi sumber biji-bijian olahan, gula tambahan, dan garam berlebih.

Mengorganisir penyimpanan makanan

Menyimpan makanan harus dilakukan secara tepat, menyesuaikan jenis makanannya. Cari tahu dan pelajari usia serta cara menyimpan macam-macam makanan, seperti daging, sayur, umbi-umbian, dan lain sebagainya.

5 Langkah Sederhana IKEA Cegah Food Waste dan Food Loss.jpg

Untuk produk buah dan sayur segar, bisa simpan di kulkas dengan suhu di bawah empat derajat celsius dengan ISTA, kantong yang dapat ditutup dari IKEA ini aman digunakan dalam freezer dan tahan lama pada suhu hingga 50 derajat celsius.

Untuk daging mentah, bisa masukkan wadah tertutup dan pisahkan dari makanan lain. Simpan makanan segar atau sisa makanan dalam wadah yang bening dengan seri IKEA 365+. Terbuat dari kaca, wadah ini bisa dimasukkan langsung ke microwave atau oven.

Pisahkan pula makanan yang mengeluarkan gas etilena dari makanan lain, seperti pisang, alpukat, dan tomat menggunakan toples KORKEN. Dapat pula menjaga bahan makan tetap segar dan mengurangi food waste atau food loss dengan menyimpan makanan di dalam toples kedap udara ini.

Menjadikan sisa bahan makanan sebagai kompos

Sampah sisa makanan bisa dikurangi dengan diubah mejadi pupuk. Bisa dimulai dengan membuat kompos dari sisa sayuran, buah, ampas kopi, atau teh. Selain itu, juga bisa menanam kembali sayuran dari sisa yang akan dibuang. HALLBAR, tempat sampah dengan tutup ini dapat membantu untuk memilah sampah makanan.

Selain HALLBAR, bisa menggunakan FRAKTA, tas berbahan dasar ramah lingkungan yang dapat terurai sebagai tempat menanam tanaman atau menyimpan sampah organik untuk dijadikan sebagai pupuk kompos.

Manfaatkan kembali makanan

Ada banyak makanan yang masih layak untuk dikonsumsi keesokan harinya jika disimpan dengan baik di kulkas. Bahkan ada juga makanan yang bisa diolah kembali sehingga bisa menjadi hidangan baru yang tidak kalah lezat. Contohnya, bisa membuat kaldu sayuran dari batang atau kulit sayuran.

Caranya dengan menyaring kaldu sayur dan menyimpannya dalam kulkas sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan masak di kemudian hari.

Membagikan makanan berlebih kepada sesama

Berbagi makan merupakan salah satu cara terbaik untuk meluaskan dampak positif sekaligus mengurangi gap konsumsi di Indonesia. Dapat memberi atau membagikan makanan yang berlebih kepada keluarga, teman, kerabat, atau tetangga.

Baca Juga: Lengkapi Asupan Gizi, Ini Mitos dan Fakta Seputar Produk Dairy

Baca Juga: Kiat Perusahaan Hadapi "The Great Resignation"

Baca Juga: 3 Ide Dekorasi Rumah dengan Barang Daur Ulang




Share To


rachli

rachli

March 7, 2022, 9 a.m.


tags : IKEA Indonesia IKEA Food Waste Food Loss


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.



Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

YOU MAY ALSO LIKE