15.000 Pekerja Pariwisata di Yogyakarta Dapat Bantuan Kemenparekraf.jpg

15.000 Pekerja Pariwisata Jogja dapat Bantuan Kemenparekraf

oleh: rachli Travel Monday, 27 April 2020 8:00 a.m.


Mancode - Sejumlah institusi pemerintahan secara bergantian memberikan bantuan kepada terdampak virus Corona atau Covid-19. Seperti halnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang memberikan bantuan kepada pekerja dan pelaku pariwisata di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Bantuan yang berupa paket sembako ini secara simbolis diserahkan oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenparekraf Rizki Handayani kepada Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwana X di Gedung Wana Bhakti Yasa (24/4/2020).

Saat menyerahkan bantuan, Rizki mengatakan, pariwisata merupakan sektor yang paling pertama terdampak Covid-19, dan Yogyakarta yang menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan turut mengalami imbasnya, termasuk para pekerjanya.

“Diharapkan dapat membantu pelaku pariwisata khususnya di Yogyakarta dan sekitarnya yang sangat terdampak akibat adanya pandemi Covid-19,” kata Rizki.

Paket sembako hasil kerja sama Kemenparekraf dengan PT Indofood Sukses Makmur, dan Badan Otorita Borobudur ini berisikan beras 5kg, gula 2kg, kecap manis 550ml, minyak goreng 2 liter, terupang terigu 1kg, satu ikan kaleng, mie instan 10 bungkus, dan abon.

Dalam penyaluran bantuan, pihaknya dibantu oleh Dinas Pariwisata DIY yang akan menyerahkan kepada 15.000 lebih pekerja pariwisata, yakni mereka yang terkena pemutusan hak kerja (PHK) mapun unpaid leave lebih dari tiga pekan. Pendistribusian juga dibantu pihak kepolisian.

Rizki juga mengapresiasi kepada pihak kepolisian dan Dinas Pariwisata DIY atas dukungan penuh dalam penyaluran bantuan. Kemenparekraf sendiri telah melakukan realokasi anggaran untuk penanganan dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan akan terus dikembangkan.

“Kami berharap pandemi ini segara berakhir, sehingga keadaan dapat kembali normal, khususnya industri pariwisata yang sangan berdampak,” harap Rizki.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kapolda DIY, Irjen Pol. Asep Suhendar, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo, Staf Khusus Menparekraf Bidang Keamanan, Brigjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta Dr. Masyhudi, S.H., M.H., Komandan Korem 072 Pamungkas (Brigjen TNI M. Zamroni dan perwakilan dari Badan Otorita Borobudur (BOB).

Baca Juga: Taman Wisata Candi Berlakukan Pembatasan Jam Kunjungan

Baca Juga: Kemenparekraf Usung Thoughtful Indonesia di Masa Pandemi

Baca Juga: Kemenparekraf Kampanyekan Gerakan Masker Kain


Share To


rachli

rachli

April 27, 2020, 8 a.m.


tags : Covid-19 Kemenparekraf Pandemi virus Corona Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwana X Gubernur Yogyakarta


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like