Tanda-Kucing-Depresi.jpg

10 Tanda Kucing yang Depresi

oleh: inggil Life Style Tuesday, 5 May 2020 13:00 p.m.


Mancode - Selayaknya manusia, hewan juga bisa mengalami depresi salah satunya adalah kucing. Hewan yang disukai oleh setiap orang ini ternyata memiliki emosi yang naik turun. Sayangnya, banyak para pemilik kucing tidak memperdulikan hewan peliharaannya tersebut ketika sedang mengalami depresi. Bahayanya, jika kondisi itu dibiarkan maka bisa memengaruhi kesehatan kucing.

Menurut Patricia B. McConnell, Ph. D, ahli perilaku hewan terapan menyebutkan bahwa stres kronis pada hewan dapat mengganggu sistem imun dan gangguan kesehatan lainnya. Oleh sebab itu, agar kucing kesayangan kita tidak mudah terkena penyakit maka perlu diperhatikan bagaimana tingkah lakunya.

Berikut tanda-tanda kucing ketika mengalami depresi yang diambil dari berbagai sumber:

Tidur Berlebihan

Pada dasarnya kucing memang suka tidur, bahkan beberapa penelitian menyebutkan jika hewan berkaki empat ini bisa tidur sampai 18 jam dalam sehari. Akan tetapi, jika kucing terlalu banyak tidur dan tidak banyak bergerak maka perlu diwaspadai. Sebab, itu menandakan jika kucing tersebut tengah mengalami depresi.

Gunakan waktu sebagai panduan dalam mengawasi kebiasaan kapan kucing bangun dan kapan ia tidur kembali. Perhatikan bagaimana ketika kucing bangun apakah terlihat lemas dan tidak banyak bergerak, kemudian tidur kembali. Maka hal itu bisa menjadi tanda jika kucing sedang mengalami depresi.

Makan tidak beraturan

Kucing yang mengalami depresi bisa dilihat dari pola makan, dimana ia bisa makan berlebihan atau bahkan tidak makan sama sekali. Layaknya manusia, ketika depresi tentu nafsu makan bisa berkurang beberapa di antaranya mungkin akan makan dengan porsi yang banyak.

Ada kemungkinan kucing tidak akan tertarik dengan makanan. Sehingga berat badannya pun akan turun. Sedangkan, sebagian kucing lainnya akan makan terlalu banyak saat depresi meskipun jarang terjadi.

Tidak Banya Bergerak

Kucing yang sehat biasanya akan terlihat banyak bergerak dan energik, seperti melompat dan berlarian. Namun, jika tiba-tiba kucing mendadak tidak ingin bergerak padahal nafsu makan tetap berjalan itu pertanda jika hewan ini sedang mengalami depresi

Menutup Diri

Kucing yang mengalami depresi bisa dilihat dari caranya berinteraksi. Ketika kucing sedang bersembunyi di suatu tempat dalam waktu yang lama hal itu menjadi tanda jika kucing tengah mengalami depresi.

Bulu Rontok

Pada kucing yang mempunyai bulu panjang dan mengalami kerontokan karena kesehatan kulit dan kebersihan tubuh. Ada kemungkinan jika kucing mengalami depresi. Sebab, kucing bukanlah hewan yang rentan terhadap gangguan kulit dan kerontokan bulu.

Terlalu Banyak Mengeong

Ada beberapa jenis suara yang dikeluarkan oleh kucing, seperti mendesis, mendengkur, dan mengeong. Namun, jika suara yang dikeluarkan terlalu sering dari biasanya dan tanpa sebab maka menjadi tanda adanya depresi.

Muntah dan Diare

Beberapa kemungkinan ketika kucing sedang terkena diare dan muntah adalah karena makanan dan iklim. Namun, jika makanan yang biasanya dimakan dan iklim normal, kucing tetap muntah dan diare bisa diketahui jika ia tengah mengalami depresi.

Bulu Terlihat Kusam

Saat kucing mengalami depresi biasanya ia akan malas membersihkan bulu yang ada di tubuhnya. Sehingga, bulu kucing akan terlihat kusam dan bau. Sedangkan, di beberapa kasus saat kucing depresi maka ia akan terlalu banyak menjilati tubuhnya, bahkan sampai bulunya sendiri rontok.

Mencari Perhatian

Ketika ada beberapa kucing yang memilih untuk bersembunyi saat depresi, maka ada pula yang mencari perhatian berlebihan. Cara kucing menarik perhatian bisa dilihat dari tingkah lakunya yang tidak biasa, seperti datang sendiri maupun berlari-lari.

Ketakutan

Perasaan takut saat kucing depresi berbeda dari sifat pemalu yang dimilikinya. Jika biasanya kucing tidak takut pada orang asing maka saat depresi ia memilih untuk bersembunyi bahkan kepada majikannya sendiri.

Baca Juga: Tentang Sulli dan Bahayanya Penyakit Depresi

Baca Juga: Riset: Wanita Korban Seksisme Rentan Menderita Depresi

Baca Juga: Fanatisme akan Membunuh Kita Semua


Share To


inggil

inggil

May 5, 2020, 1 p.m.


tags : Tanda Kucing Depresi Penyebab Kucing Depresi Kucing Depresi Kesehatan Kucing Kucing


Average: 0
Rating Count: 0
You Rated: Not rated

Please log in to rate.


Comments


Please Login to leave a comment.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

you may also like

Entertainment 23 September 2020 12:00 p.m.

Mengenal Wanita Indonesia Pertama Model Majalah Playboy

Entertainment 23 September 2020 11:00 a.m.

Kisah Belenggu Cinta Posesif Hanggini dalam ‘Ruang Bahagia’

Entertainment 23 September 2020 10:00 a.m.

BTS Bagikan Kisah di Balik Pembuatan Lagu ‘Dynamite’